detikNews
Minggu 16 Juni 2019, 11:17 WIB

Kegaduhan Setnov: Pelesiran ke Toko Bangunan, Berakhir di Tahanan Teroris

Tim detikcom - detikNews
Kegaduhan Setnov: Pelesiran ke Toko Bangunan, Berakhir di Tahanan Teroris Foto: Ari Saputra
Jakarta - Narapidana kasus megaproyek e-KTP Setya Novanto (Setnov) lagi-lagi berulah. Mantan Ketua DPR RI itu kepergok sedang pelesiran di sebuah toko bangunan.

Namun, bukan kali pertama saja Setya Novanto berulah. Sebelumnya, Setnov juga pernah berpelesir dan mendapatkan beberapa fasilitas istimewa selama mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung. Bagaimana ceritanya?

Izin Ke RS Santosa, Padahal Pelesir

Setnov pernah berpelesir saat masih menjalani masa vonis 15 tahun penjara. Aksi pelesiran Setnov ini terungkap dalam fakta baru sidang kasus suap eks Kalapas Sukamiskin Wahid Husen. Cerita pelesiran Setnov diungkap oleh Wahid saat persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung.


Di dalam persidangan, Wahid duduk sebagai saksi atas ajudannya Hendry Saputra. Dia mengungkapkan Setnov mulanya berizin berobat untuk rawat jalan di RS Santosa, Bandung. Namun tidak kembali ke Lapas. Wahid mengaku tidak sempat bertanya ke mana Setnov pergi.

"Saya nggak tahu ya itu di lapangan. Izinnya berobat ke rumah sakit Santosa, tapi nggak tahu habis itu kemana," ucap Wahid seusai persidangan.

Pelesiran Setnov diketahui terjadi pada 21 Juni 2018. Bila merunut pada eksekusi Setnov oleh KPK ke Lapas Sukamiskin sekitar awal bulan Mei tahun lalu, artinya aksi tersebut dilakukan pada masa awal Setnov menjalani hukuman.

Sel Palsu dan Parfum Wanita

Setnov juga pernah terungkap menggunakan sel palsu di Lapas Sukamiskin. Peristiwa ini terungkap pada bulan Juli 2018, ketika wartawan Najwa Shihab ikut dalam inspeksi mendadak (sidak) dan menemukan kejanggalan saat mendatangi sel nomor 29 Blok Timur yang ditempati Setnov. Begitu masuk ke dalam sel Setnov, terlihat kamar yang tertata rapi, kecil dan tampak sederhana.

Namun, ada sederet benda mencurigakan ditemukan dalam sel Setnov. Benda-benda itu mulai dari parfum wanita hingga nasi goreng 'tek-tek'.



Di sana terdapat body mist cologne merek Pucelle dan parfum wanita merek Victoria's Secret Body Mist Pure Seduction. Ada juga minyak rambut murah berharga belasan ribu Rupiah. Selain itu juga ada parfum dari brand Carolina Hererra '212 Men'. Terlihat juga pewarna rambut Bigen dalam sel yang ditempati terpidana kasus korupsi e-KTP tersebut.

Selain produk perawatan tubuh, ada juga makanan siap saji di lemari Setnov. Setnov juga menunjukkan menu makan malamnya yaitu nasi goreng tek-tek. Setnov bilang harganya Rp 20.000.

Najwa mengaku tak percaya sel itu dihuni Setnov, karena ada parfum perempuan dan ruangan yang diyakini tak sesuai dengan profil Setnov. Bahkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly membandingkan temuan benda-benda itu dengan keseharian Setnov sebelum dipenjara.

Yasonna pernah menyampaikan sel yang didatangi Najwa memang bukan sel Setnov. Selain itu, sel Nazaruddin juga disebut Yasonna bukanlah yang sebenarnya.

"Itu bukan sel Nazaruddin dan sel Setya Novanto," kata Yasonna dalam acara Mata Najwa beberapa waktu lalu.

Ternyata Sel Setnov Mewah

Beberapa bulan kemudian barulah ketahuan di mana sel asli Setnov. Rupanya sel yang dia huni mewah, jauh dari sel palsu ketika dikunjungi Najwa Shihab.



Ombudsman melakukan sidak di Lapas Sukamiskin pada Kamis (13/9). Di dalamnya ada kasur dan seprai berwarna putih serta exhaust fan. Ada pula rak buku hingga meja kerja lengkap dengan kursinya. Di kamar mandinya pun tersedia kloset duduk.

"Kamarnya mereka memang nggak digembok. Jadi yang digembok hanya selasarnya. Lalu mereka bebas di selasar sampai malam. Saya kan pulang kira-kira jam 23.00 WIB itu, mereka (napi) masih di selasar," kata anggota Ombudsman Nanik Rahayu saat dihubungi detikcom lewat telepon, Sabtu (15/9).

Nanik mengaku tidak tahu pasti ukuran kamar sel Setnov. Namun, menurutnya, luasnya dua kali lebih besar dari sel lainnya. Nanik menyatakan kamar sel yang mirip-mirip sel Setnov adalah sel milik napi korupsi yang juga mantan Kakorlantas Polri, Djoko Susilo.

Izin Berobat RSPAD, Terlihat Di Rumah Makan Padang

Setnov juga pernah terlihat sedang berada di restoran padang RSPAD pada bulan April 2019. Kehadiran Setnov diketahui dalam rangka menjalani pengobatan di RSPAD karena sejumlah penyakit. Berbagai penyakit, antara lain Aritmia, CAD (Coronary Artery Disease), vertigo, perifier, LBP (Low Back Pain), diabetes melitus tipe 2 (DMT2) dan CKD (Chronic Kidney Disease).

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Sri Puguh Budi Utami menjelaskan soal Setnov 'tepergok' berada di restoran padang itu. Dia mengatakan lokasi Setnov makan itu ada di dalam kompleks RSPAD.

"Itu ada di dalam RSPAD ya, kafe apa di situ namanya. Nah yang bersangkutan jalan, jadi habis diperiksa terus jalan nyeruntul gitu sebentar mau angin-angin, terus rupanya duduk di situ," kata Sri Puguh di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (30/4/2019).

Dia mengatakan pihaknya telah membentuk tim memeriksa kejadian itu pihak yang diperiksa adalah petugas pengawalan dari Lapas Sukamiskin yang ditugaskan mengawal Setnov.

"Kami sudah membentuk tim untuk memeriksa pegawai kami, kan di sana ada pengawal. Ada dari Lapas Sukamiskin," ucapnya.

Sedang Berada di Toko Bangunan

Setnov kepergok pelesiran ke toko bangunan yang berada di Padalarang pada Jumat (14/6/2019) siang. Dalam foto yang beredar, Setnov tampak mengenakan kemeja lengan pendek, kepalanya memakai topi hitam dan wajahnya ditutup masker.

Dalam foto itu, Setnov tampak berbincang dengan seorang wanita berjilbab yang tengah menenteng tas berwarna merah. Menurut kesaksian pegawai di toko bangunan tersebut, Setnov datang ditemani oleh istrinya.

Semntara itu, Kalapas Sukamiskin Tejo Harwanto mengatakan Setnov memang keluar siang tadi untuk berobat. Menurut dia, Setnov tengah melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Santosa, Bandung. Setnov berhasil mengibuli petugas lapas.

"Iya benar sedang melaksanakan pemeriksaan kesehatan di RS Santosa Bandung," kata Tejo saat dikonfirmasi.

"Dengan pengawalan melekat petugas kepolisian dan petugas Lapas," sambung dia.


Buntut dari pelesiran di toko bangunan, akhirnya Eks Ketua DPR RI itu dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Diketahui Lapas Gunung Sindur merupakan lapas yang dikhususkan untuk para narapidana teroris. Setnov dipindahkan menggunakan mobil ambulans.

Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat Liberti Sitinjak mengatakan Di Gunung Sindur, eks Ketua DPR RI itu akan menempati sel dengan pengamanan super maximum security. Nantinya, penanganan terhadap Setnov bakal berbeda dengan penanganan saat di Lapas Sukamis

"Dipindah ke salah satu yang super maximum security. Kalau di Sukamiskin ini pembinaanya berjalan seperti biasanya, pagi buka pintu, sore tutup pintu. Di Sukamiskin kalau matahari terbit, kita buka pintunya di sana tidak seperti itu, tergantung SOP di sana," ucap Liberti.


Kepergok Pelesiran, Setya Novanto Dipindah ke Lapas Gunung Sindur:

[Gambas:Video 20detik]


(rdp/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed