detikNews
Jumat 14 Juni 2019, 16:35 WIB

Habisi Nyawa 3 Anak Kandung, Ibu Ini Dihukum 7,5 Tahun Penjara

Andi Saputra - detikNews
Habisi Nyawa 3 Anak Kandung, Ibu Ini Dihukum 7,5 Tahun Penjara Gedung MA di Jalan Medan Merdeka Utara (ari/detikcom)
Jakarta - Mahkamah Agung (MA) memperberat hukuman Ni Luh Putu Septyan Parmadani dari 4,5 tahun penjara menjadi 7,5 tahun penjara. Ia terbukti membunuh ketiga anaknya dengan membekap menggunakan bantal.

Kasus itu terjadi pada 8 Februari 2018, sekitar pukul 13.00 Wita. Septyan membeli obat nyamuk cair dan disimpan di lemari pakaian. Saat tengah malam, Septyan mengunci pintu kamar.

Sejurus kemudian, ia membekap anak pertamanya dengan kain sehingga meninggal karena kekurangan napas. Hal itu dilakukan juga kepada anak kedua dan anak ketiga.

Septyan lalu berusaha bunuh diri dengan menenggak obat nyamuk cair. Namun aksi tersebut ketahuan penghuni rumah dan kasus itu pun terungkap. Septyan kemudian diadili di PN Gianyar.

Pada 10 Oktober 2018, Septyan dihukum 4,5 tahun penjara. Hukuman itu dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar sebulan setelahnya. Jaksa mengajukan kasasi karena menilai putusan itu tidak tepat dan tetap pada tuntutannya agar Septyan dihukum 19 tahun penjara. Apa kata MA?

"Tolak dengan perbaikan," demikian lansir panitera MA dalam websitenya, Jumat (14/6/2019).

Duduk sebagai ketua majelis Andi Samsan Nganro dengan anggota Sumardjiatmo dan Desnayeti. Ketiganya sepakat memperberat hukuman Septyan menjadi 7,5 tahun penjara.
(asp/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed