detikNews
Jumat 14 Juni 2019, 15:55 WIB

KSAU Resmikan 2 Skadron Baru di Wilayah Timur Indonesia

M Bakrie - detikNews
KSAU Resmikan 2 Skadron Baru di Wilayah Timur Indonesia KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna saat meresmikan Skadron Udara 33 Makassar (Foto: M Bakrie/detikcom)
Maros - TNI Angkatan Udara (TNI AU) memperkuat kekuatannya di wilayah timur Indonesia dengan peresmian dua skadron udara sekaligus, yakni Skadron Udara 27 di Lanud Manuhua, di Biak, Papua dan Skadron Udara 33 di Lanud Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan. Kedua skadron ini difokuskan untuk pesawat pengangkut.

Selain untuk pemerataan kekuatan ke wilayah timur, skadron yang baru ini diadakan untuk merespons perkembangan kekuatan pasukan dari Angkatan Darat dan Angkatan Laut, serta untuk mengantisipasi darurat kebencanaan dan persoalan disparitas harga di pelosok.

"Di sini itu kita punya kekuatan militer yakni Divisi III Kostrad dari Angkatan Darat. Nah untuk mendukung pergerakan mereka, makanya dibutuhkan satu skadron udara untuk percepatan pergerakan mereka jika dibutuhkan. Selain itu juga untuk kebencanaan," kata Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna di Lanud Hasanuddin, Maros, Jumat (14/6/2019).

Skadron Udara 33 dipimpin Letkol Pnb Agus RohimatSkadron Udara 33 dipimpin Letkol Pnb Agus Rohimat (Foto: M Bakrie/detikcom)


"Selain untuk operasi militer dan bencana, pesawat pengangkut, khususnya di Biak itu, kita juga akan gunakan untuk menekan disparitas harga di wilayah pelosok. Pesawat kita akan kita gunakan untuk memasok bahan pokok juga," lanjutnya.

Saat ini, Skadron Udara 33 memiliki empat buah pesawat Hercules yang dulunya ditempatkan di Lanud Abdurahman Saleh, Malang dan Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Skadron Udara 33 memiliki 71 personel dengan dikomandoi Letkol Pnb Agus Rohimat, eks Komandan Skadron 32 Malang.


Selain Skadron 33 Makassar, KSAU juga meresmikan Skadron 27 Biak, PapuaSelain Skadron 33 Makassar, KSAU juga meresmikan Skadron 27 di Lanud Manuhua, Biak, Papua (Foto: M Bakrie/detikcom)

"Pesawat Hercules yang kita siapkan di Skadron 33 ini, sebanyak empat unit. Satu dari Lanud Halim dan 3 dari Lanud Abdurahman Saleh di Malang. Personelnya kita juga ambil dari dua skadron sebelumnya, termasuk komandannya," kata Yuyu.

Saat ini, TNI AU tengah menunggu lima pesawat Hercules jenis J dari Amerika Serikat (AS). Rencananya, pesawat baru itu akan didistribusikan di seluruh Skadron Udara di Indonesia. Selain lebih efisien, pesawat baru itu telah dilengkapi dengan peralatan canggih. Diprediksi kelima pesawat itu akan datang 2022 mendatang.
(jbr/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed