DetikNews
2019/06/12 21:04:21 WIB

Round-Up

Inkonsistensi Klaim Kemenangan Prabowo

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Inkonsistensi Klaim Kemenangan Prabowo Prabowo Subianto mengacungkan gestur kampanyenya. (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Klaim kemenangan Prabowo Subianto kini dibawa dalam gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kubu Prabowo-Sandiaga Uno mengklaim kemenangan 52% atas Jokowi-Ma'ruf Amin. Menengok ke belakang, klaim kubu Prabowo mengalami banyak perubahan.

Catatan inkonsistensi ini dimulai dari klaim pertama. Prabowo berbicara di Rumah Kertanegara Jakarta Selatan beberapa saat seusai pencoblosan 17 April 2019. Saat itu dia menyatakan kemenangan 62% atas Jokowi.

"Saya mau kasih update bahwa berdasarkan real count kita, kita sudah berada di posisi 62%. Ini adalah hasil real count. Dalam posisi lebih dari 300 ribu TPS. Sudah diyakinkan ahli-ahli statistik bahwa ini tidak akan berubah banyak," kata Prabowo kala itu, yang kemudian sujud syukur.


Meski Prabowo menyatakan klaim kemenangan itu tak akan berubah banyak, angka 62% kemudian berganti menjadi 54,24%. Klaim itu disampaikan oleh Profesor Dr Laode Masihu Kamaluddin dalam simposium Prabowo-Sandi di Hotel Grand Sahid, Jakarta, 14 Mei 2019.

Angka itu bersifat sementara karena data masuknya baru 54,91% kala itu. Data berasal dari penghitungan C1 dari 44.976 TPS, total ada 810.329 TPS.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed