DetikNews
Rabu 12 Juni 2019, 18:41 WIB

KPK akan Minta Bantuan Interpol Buru Sjamsul Nursalim di Singapura

Yulida Medistiara - detikNews
KPK akan Minta Bantuan Interpol Buru Sjamsul Nursalim di Singapura Ketua KPK Agus Rahardjo (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - KPK akan meminta bantuan Interpol untuk mencari tersangka Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim, di Singapura. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

"Kita kan punya banyak teman di luar. Salah satunya dengan Interpol, kemudian dengan CPIB (Corrupt Practices Investigation Bureau) dengan teman-teman dari lembaga lain di luar lah mudah-mudahan ya," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di gedung DPR, Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Agus mengatakan Sjamsul Nursalim kini dibutuhkan kehadirannya untuk proses penyidikan. Namun Agus belum tahu soal sudah dikirimkannya red notice ke Interpol.

"Saya perlu cek dulu karena anak-anak langsung otomatis, saya perlu cek tapi," katanya.


"Biasanya kalau sudah tersangka, penyidikan mereka akan sangat membantu," kata Agus.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang ingin berkas perkara dugaan korupsi BLBI dengan tersangka Sjamsul Nursalim dan istri, Itjih Nursalim, segera rampung. KPK ingin proses persidangan segera digelar.


"Tetapi yang jelas kita harus masuk secepatnya prosesnya di pengadilan, ya itu dulu," ujar Saut kepada wartawan di gedung KPK, Rabu (12/6).

Sjamsul Nursalim dan Itjih Nursalim ditetapkan sebagai tersangka kasus dana BLBI. Sjamsul diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 4,58 triliun terkait kewajiban yang tidak dibayarkan Sjamsul dalam pengambilalihan pengelolaan Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) oleh BPPN.



Simak Juga "Otto Hasibuan Bingung, Kasus BLBI Selalu Muncul saat Pemilu":

[Gambas:Video 20detik]


(yld/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed