detikNews
Senin 10 Juni 2019, 21:53 WIB

Karen Agustiawan Divonis Lebih Rendah dari Tuntutan, Kejagung Pikir-pikir

Yulida Medistiara - detikNews
Karen Agustiawan Divonis Lebih Rendah dari Tuntutan, Kejagung Pikir-pikir Foto: Dok. detikcom
Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan jaksa penuntut umum akan pikir-pikir atas vonis hukuman 8 tahun penjara terhadap eks Dirut Pertamina, Karen Agustiawan. Vonis hakim lebih rendah dibanding tuntutan jaksa, yakni 15 tahun penjara untuk Karen Agustiawan.

"Kami menunggu putusan resmi pengadilan. Sesuai ketentuan KUHAP, para pihak diberikan waktu selama 7 hari untuk mengambil sikap," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Mukri, dalam keterangannya, Senin (10/6/2019).

Menurut Mukri, jaksa masih menyatakan pikir-pikir untuk menentukan upaya hukum lanjutan. Jaksa punya waktu 7 hari untuk menentukan keputusan.


K
aren Agustiawan divonis 8 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 4 bulan kurungan. Karen dinyatakan terbukti bersalah melakukan korupsi dalam investasi blok Basker Manta Gummy (BMG) di Australia.

Hakim meyakini Karen telah menyalahgunakan jabatan untuk melakukan investasi. Perbuatan Karen itu memperkaya Roc Oil Company Limited (ROC) Australia. Atas perbuatan itu, negara juga mengalami kerugian Rp 568 miliar.


Karen
dinyatakan hakim tidak terbukti menikmati uang terkait tindak pidana korupsi dalam investasi Pertamina.

"Dalam persidangan, tidak ada bukti yang menerangkan terdakwa menerima uang. Pada terdakwa tidak terdapat alasan untuk dijatuhi hukuman tambahan berupa bayar uang pengganti dalam perkara yang dihadapi," kata hakim M Idris membacakan amar putusan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (10/6).

Sebelumnya, tim jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Karen dengan hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan. Serta membayar uang pengganti sebesar Rp 284.033.000.000 subsider 5 tahun penjara.


(yld/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed