detikNews
Senin 10 Juni 2019, 18:01 WIB

YLKI: Pemudik Kena Macet di Tol Bisa Menuntut Ganti Rugi

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
YLKI: Pemudik Kena Macet di Tol Bisa Menuntut Ganti Rugi Foto: Gusti/Ocid
Jakarta - Kemacetan masih saja terjadi di jalan tol saat mudik berlangsung. Salah satunya kemacetan parah yang terjadi di Jalan Tol Cikampek saat arus balik mudik. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai masyarakat boleh menuntut ganti rugi atas kemacetan ini.

Sekretaris YLKI Agus Sujatno mengatakan masyarakat pengguna jalan tol bisa menuntut ganti rugi kepada pemerintah. Sebab, menurut dia, kemacetan di jalan tol itu merugikan masyarakat sebagai konsumen.

"Konsumen bisa menuntut ganti rugi kepada pemerintah atau operator terkait kemacetan yang terjadi di jalan tol. Kemacetan telah merugikan konsumen jalan tol, baik kerugian materiil dan/atau kerugian imateriil," kata Agus saat dihubungi detikcom, Senin (10/6/2019).



Dia memaparkan masyarakat dirugikan oleh kemacetan di jalan tol lantaran fasilitas tersebut berbayar. Selain itu, ada kerugian konsumen atas bahan bakar yang terbuang percuma ketika macet.

"Pertama, kerugian terhadap tarif tol yang dibayarkan. Membayar tol, harusnya mendapatkan benefit atas kelancaran lalu lintas, bukan malah kemacetan. Kedua, kerugian terhadap bahan bakar selama macet. Di mana puluhan liter bahan bakar terbakar percuma selama macet," katanya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan kerugian lainnya. Seperti kerugian mengeluarkan ongkos lain selama macet, khususnya biaya untuk konsumsi, makan-minum, dan kerugian hilangnya waktu konsumen ketika macet.



Sebelumnya, diberitakan, saat arus balik mudik, kemacetan terjadi di Km 70 Jalan Tol Cikampek hingga Km 52. Kemacetan terjadi akibat meningkatnya volume kendaraan dan keluar-masuk rest area.

"Cikampek Utama KM 70-Karawang Timur KM 52 padat, kepadatan volume lalu lintas dan antrean keluar masuk tempat-tempat istirahat," tulis Jasa Marga dalam akun Twitter-nya, @PTJASAMARGA, pukul 21.43 WIB, Minggu (9/6).
(rdp/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed