detikNews
Senin 10 Juni 2019, 12:04 WIB

Pemkot Semarang Manfaatkan Musim Mudik untuk Genjot Pariwisata

Robi Setiawan - detikNews
Pemkot Semarang Manfaatkan Musim Mudik untuk Genjot Pariwisata Foto: Dok. Pemkot Semarang
Jakarta - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) coba memanfaatkan momentum libur Lebaran untuk menggenjot roda perekonomian Semarang. Ia mengaku hal tersebut merupakan sebuah tantangan tersendiri baginya.

"Untuk wilayah Jawa Tengah yang kedatangan para pemudik, musim libur Lebaran seperti ini bisa disebut peak season-nya sektor wisata, tapi untuk Kota Semarang ini justru menjadi tantangan," ujar Hendi dalam keterangan tertulis, Senin (10/6/2019).

"Sebab di sisi lain Semarang sebagai salah satu kota metropolitan di Indonesia, banyak ditinggal mudik oleh warganya juga," tuturnya.

Tak hanya itu, ia menjelaskan Kota Semarang yang lekat dengan cap kota transit membuat pemerintah Kota Semarang harus berupaya ekstra keras untuk menggaet pemudik di luar kota.


"Kalau bicara pemudik pasti tujuan utamanya adalah kampung halamannya masing-masing. Maka strategi kita adalah bagaimana agar mulai H+1 Lebaran para pemudik bisa bergeser liburan ke Semarang," paparnya.

"Untuk itu kita konsentrasikan promosi wisata di wilayah sekitar Kota Semarang dan Jawa Tengah. Kemudian beberapa pelayanan juga tidak diliburkan, supaya yang mudiknya di Semarang bisa tetap stay untuk sekaligus mengurus keperluannya, misalnya administrasi kependudukan di dukcapil," tegasnya.

Dari apa yang diupayakan tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang mencatat lonjakan pengunjung terjadi di sejumlah titik wisata pada H+1 Lebaran.

"Salah satunya di Goa Kreo yang pada hari Lebaran hanya dikunjungi 989 orang. Sehari kemudian, jumlahnya membludak menjadi 3.105 pengunjung. Lalu H+2 naik lagi menjadi 3,645 orang," ujar Kepala Disbudpar Kota Semarang, Indriyasari.

"Rata-rata tingkat okupansi hotel di Semarang untuk tanggal 5 dan 6 juga mencapai 100 persen," imbuhnya.


Senada dengan Indriyasari, Direktur Taman Satwa Semarang, Samsul Bahri Siregar juga mencatat peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.

"Kalau di Taman Satwa Semarang sendiri kami mencatat pada hari pertama Lebaran tingkat kunjungannya hanya 3.448 orang, baru meningkat H+1 lebaran menjadi 12.457 sesuai prediksi Pak Wali," terang Samsul.

Sebelumnya Kementerian Pariwisata menyebutkan di masa libur Lebaran setidaknya ada pergerakan 30 juta wisatawan nusantara di seluruh Indonesia. Dari angka tersebut diyakini mampu meningkatkan perputaran uang yang cukup tinggi di sejumlah daerah wisata.

Sedangkan Kementerian Perhubungan mengungkapkan, selama mudik Lebaran wisatawan Jabodetabek diperkirakan membelanjakan uang tak kurang dari Rp 10 triliun.
(prf/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed