detikNews
2019/06/10 07:06:55 WIB

Round-Up

Pilihan Politik Bu Ani Diungkit, Demokrat Anggap BPN Tak Sensitif

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pilihan Politik Bu Ani Diungkit, Demokrat Anggap BPN Tak Sensitif Prabowo dan SBY (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Partai Demokrat (PD) menganggap Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak sensitif. Anggapan itu muncul lantaran tim pemenangan Prabowo kembali mengungkit peristiwa pengungkapan pilihan politik istri Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono yang telah tutup usia.

Adalah Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade yang kembali mengungkit peristiwa yang sempat membuat SBY kecewa itu. Melalui Twitter-nya, Andre membuka alasan mengapa sang capres tanpa diduga menyampaikan pilihan politik Ani Yudhoyono kepada publik.

"Pak Prabowo dibully tentang pilihan Bu Ani di Pilpres 2014 dan 2019, padahal info ini didapatkan langsung oleh Pak Prabowo langsung dari Pak SBY. Dan Pak SBY sendiri yang minta agar Pak Prabowo testimoni tentang kebaikan Bu Ani di depan wartawan waktu mau pulang," tulis Andre, melalui akun Twitter-nya, Minggu (9/6/2019).

"Yang disampaikan oleh Pak Prabowo di depan wartawan persis yang diucapkan Pak SBY ke Pak Prabowo. Nggak ada lebihkan dan nggak ada yang dikurangi. Silakan publik menilai sendiri," ujarnya.


Mengetahui peristiwa yang terjadi pada Senin (3/6) lalu itu diungkit, Partai Demokrat bereaksi keras. Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menyebut BPN Prabowo-Sandiaga tak bisa membedakan mana kebaikan dan mana politik.

"Jadi apa yang disampaikan itu salah dan tidak benar. Dan yang menyampaikan itu orang yang tidak tahu peristiwa yang sesungguhnya seperti apa. Pada saat pertemuan itu memang ada perbincangan tentang situasi politik dan perbincangan itu seharusnya adalah untuk konsumsi internal dua pihak karena menyangkut internal koalisi dan ketika pertemuan akan berakhir, bahwa Pak Prabowo tentu yang ditunggu oleh media kita sampaikan tidak bicara politik dan bicara hal-hal yang baik saja tentang Ibu Ani dan kebaikan Bu Ani," kata Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean kepada wartawan, Minggu (9/6/2019).

"Namun Prabowo malah menyampaikan pilihan politik Bu Ani. Jadi menurut kami apa yang disampaikan BPN ini adalah ngawur. Tidak mampu membedakan mana kebaikan, mana hal baik dan mana politik," sambungnya.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com