detikNews
Jumat 07 Juni 2019, 17:14 WIB

Sidak Damkar Koja, Ombudsman Minta Kesejahteraan Petugas Diperhatikan

Rolando - detikNews
Sidak Damkar Koja, Ombudsman Minta Kesejahteraan Petugas Diperhatikan Ombudsman melakukan sidak ke Damkar Koja, Jakut. (Rolando/detikcom)
Jakarta - Ombudsman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pos Pemadam Kebakaran Sektor 2 Koja, Jakarta Utara. Ombudsman menyebut Damkar DKI mempunyai personel dan peralatan yang jauh lebih baik dibanding daerah lain.

"Damkar DKI memang di atas yang lain, jauh di atas yang lain. Jadi, kalau tadi Bapak bilang bahwa personel masih kurang, kalau kota lain jauh lebih kurang. Belum dari sisi peralatannya dan anggarannya," ujar anggota Ombudsman Adrianus Meliala di lokasi, Jumat (7/6/2019).


Foto: Rolando/detikcom

Adrianus berharap ada perhatian lebih kepada para personel pemadam kebakaran. Khususnya bagi daerah yang sudah memiliki pendapatan asli daerah (PAD) yang baik.

"Jadi memang harapan kami sebagai Ombudsman adalah kota-kota yang sudah punya PAD bagus, (seperti) Bandung, seyogianya lebih memberikan perhatian tentang damkarnya," katanya.



Selain bertugas memadamkan api kebakaran, para personel damkar saat ini turut andil dalam misi penyelamatan manusia. Adrianus pun meminta ada pengembangan keterampilan khusus bagi para personel damkar.

"Yang kedua adalah kompetensi juga karena rescue mengharuskan kompetensi yang khusus juga. Contoh, ada korban, ketika diangkat harus hati-hati kalau misalnya patah tulang ya tambah mati. Jadi harus ada keterampilan baru seiring tugas yang luas," kata Adrianus.



Terakhir, Adrianus menyoroti kesejahteraan para personel damkar. Menurutnya, para personel harus mendapatkan status pekerjaan yang lebih baik, seperti menjadi aparatur sipil negara (ASN).

"Ketiga, gimana kesejahteraannya, tanya kepada mereka, berapa yang sudah PNS, pasti semua honorer. Jadi kita-kita ini bertarung. Anak-anak muda ini harus mendapatkan status yang baik, jadi ASN, ada asuransi, jaminan kesehatan," pungkasnya.

Senada dengan Adrianus, Komandan Peleton Damkar Sektor 2 Koja Irwan Sudarmanto menyadari perlunya peningkatan keterampilan para personel.

"Memang perlu peningkatan keterampilan yang lain, model evakuasi, penyelamatan hewan, ini pohon ini perlu perhitungan juga kan, perlu dengan teknik tinggi juga. Karena banyak kabel juga. Jadi perlu peningkatan pengetahuan juga, jangan asal nebang," tutur Irwan.

Dalam sidaknya, Adrianus ditemani Irwan sempat berkeliling gedung Damkar Sektor 2 Koja. Adrianus mengecek mesin blower, perahu karet, slang, hingga mesin pompa.



Mana yang Harus Didahulukan, Mobil Damkar atau Ambulans?:

[Gambas:Video 20detik]


(knv/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed