detikNews
Jumat 07 Juni 2019, 15:54 WIB

Bomber Kartasura Buka Suara, Ternyata Pernah Bicara ke Sesama Lone Wolf

Idham Kholid - detikNews
Bomber Kartasura Buka Suara, Ternyata Pernah Bicara ke Sesama Lone Wolf Pos Polisi Kartasura, Sukoharjo. (Aloysius Jarot Nugroho/Antara Foto)
Jakarta - Kondisi Rofik Asharuddin (23), pelaku upaya bom bunuh diri di Pos Polisi Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, berangsur membaik. Rofik sudah bisa dimintai keterangan meski terbatas.

"Sudah dimintai keterangan tapi terbatas, belum bisa full," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dihubungi detikcom, Jumat (7/6/2019).


Salah satu keterangan itu, lanjut Dedi, Rofik mengakui terpapar paham ISIS. Selain itu, polisi melakukan pendalaman karena Rofik ternyata berkomunikasi dengan sesama lone wolf.

"Ya, dia mengaku memang terpapar. Kemudian masih didalami lagi, meskipun dia lone wolf, komunikasi dengan sesama lone wolf, itu masih didalami," ujarnya.

Rofik berkomunikasi dengan sesama lone wolf itu via Facebook. Rekan sesama lone wolf itu berada di Indonesia.

"(Komunikasi) melalui Facebook," tuturnya.

Dedi menuturkan komunikasi Rofik via ponselnya sulit ditelusuri. Sebab, Rofik menghancurkan ponselnya sebelum beraksi.

"Handphone-nya dihancurin sama yang bersangkutan. Sebelum (dia) beraksi, (ponsel) dihancurin, makanya nggak bisa diambil data percakapannya itu," tuturnya.


Rofik beraksi dengan bom pinggang berdaya ledak rendah di Pos Polisi Kartasura pada Senin (3/6) malam. Rofik mengalami luka di perut dan tangan akibat ledakan itu.

Rofik berniat menyerang pospol. Tapi bom meledak sebelum benar-benar tiba di pos.



Simak Juga 'Pelaku Bom Kartasura Lone Wolf, Rakit Bom Sendiri dari Internet':

[Gambas:Video 20detik]


(idh/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed