detikNews
Jumat 31 Mei 2019, 17:07 WIB

Desainnya Dituduh Illuminati, RK Tunjukkan Masjid-masjid Rancangannya

Indah Mutiara Kami - detikNews
Desainnya Dituduh Illuminati, RK Tunjukkan Masjid-masjid Rancangannya Bentuk masjid rancangan Ridwan Kamil. (Instagram/@ridwankamil)
Jakarta - Bentuk segitiga Masjid Al-Safar yang dirancang Ridwan Kamil ramai dibahas karena dikaitkan dengan Illuminati. Ridwan Kamil menegaskan isu itu tidak benar. Ia pun angkat bicara soal desain-desain masjid yang dia buat.

Ridwan Kamil, yang kini menjabat Gubernur Jawa Barat, memang memiliki latar belakang arsitektur. Karyanya tersebar tidak hanya di Indonesia, tapi juga luar negeri.


Di Instagram, pria yang akrab disapa Emil ini mengunggah aneka bentuk masjid yang dia rancang. Tidak hanya segitiga, ada pula yang berbentuk kubah hingga kotak.

"Mendesain masjid adalah salah satu minat terkuat atau passion saya. Karena bukan ustaz, minimal saya berdakwah dengan menghadirkan infrastruktur dakwah, yaitu ragam masjid di seluruh dunia yang sempit dan sementara ini. Saya ingin menyumbangkan kemajuan seni dan arsitektur Islam. Estetika Islam sangat kuat di geometri. Maka dari itu, setiap desain masjid selalu berusaha baru dan geometri berbeda," papar Emil di Instagram, Jumat (31/5/2019).

"Hasilnya beragam dari 1/2 kubah, multikubah, kotak, silinder, tradisional sampai dengan bentuk-bentuk poligon seperti segitiga," tambahnya.

Ridwan Kamil / Ridwan Kamil (Foto: Screeshoot 20detik)

Emil mengatakan desain masjid berbeda-beda karena disesuaikan dengan geografi, iklim, ukuran, budaya, dan lain-lain. Masjid Al-Safar, yang sedang ramai dibahas karena berbentuk segitiga, dibuat berdasarkan hasil riset teori folding architecture alias lipatan. Seperti origami, hasilnya adalah lekukan dan ruang berbentuk segitiga.

"Jika hasilnya ditafsir macam-macam, itu dipersilakan. Seperti Monas yang ditafsir macam-macam. Saya tidak perlu marah terhadap tafsir, yang penting saya jelaskan bahwa jika Masjid Al-Safar dikatakan sebagai implementasi dari simbol-simbol Illuminati itu adalah kesimpulan keliru. Karena itu tidak benar dan tidak dimaksudkan," tegas mantan Wali Kota Bandung ini.


Desainnya Dituduh Illuminati, RK Tunjukkan Masjid-masjid RancangannyaMasjid Al-Safar (Foto: Istimewa)

Emil ikhlas dan memaafkan pihak-pihak yang memviralkan tafsir yang salah soal Masjid Al-Safar tanpa tabayun. Bagi Emil, isu itu merusak nama baik dan keimanannya.

"Isu ini pernah dihebohkan oleh pihak yang sama di zaman pilgub 2018 untuk menjelekkan saya saat kampanye. Saya sudah maafkan, move on, dan saya hanya berdoa. Alhamdulillah, Allah SWT ternyata lebih mengabulkan doa saya, bukan doa dan harapan mereka," ungkap Emil.


Alumni ITB ini bertekad tidak akan berhenti berkarya karena baginya itu adalah bagian dari tugas Allah SWT. Emil mengaku bahagia setiap melihat masjid-masjid yang didesainnya makmur dan ramai.

"Selama saya yakini, saya tidak melanggar syariat Allah SWT dan tidak melakukan apa yang difitnahkan, omongan dan caci maki manusia mah tidak akan menggetarkan iman dan keyakinan saya. . faidza azzamta fatawakkal Alallah. Hatur Nuhun," tutupnya.


View this post on Instagram

. Allah SWT menganugerahi saya daya imajinasi, yang saya gunakan untuk kebermanfaatan hidup. Bisa dalam bentuk berinovasi dalam desain bangunan/ruang arsitektur atau mengimajinasikan skenario2 perubahan sebagai pemimpin masyarakat. . Mendesain Masjid adalah salah satu minat terkuat atau passion saya. Karena bukan ustadz, minimal saya berdakwah dengan menghadirkan infrastruktur dakwah yaitu ragam masjid di seluruh dunia yang sempit dan sementara ini. . Saya ingin menyumbangkan kemajuan seni dan arsitektur Islam. Estetika Islam sangat kuat di geometri. Maka dari itu setiap desain masjid selalu berusaha baru dan geometri berbeda. . Hasilnya beragam dari 1/2 kubah, multi kubah, kotak, silinder, tradisional sampai dengan bentuk-bentuk poligon seperti segitiga. Berbeda-beda karena desain yg baik harus merespon Geografi, lokasi, iklim, ukuran, budaya dll. . Masjid Al Safar adalah hasil riset teori Folding Architecture alias lipatan. Seperti origami, hasilnya adalah lekukan dan ruang berbentuk segitiga. . Jika hasilnya ditafsir macam-macam, itu dipersilakan. Seperti Monas yang ditafsir macam2. Saya tidak perlu marah terhadap tafsir, yang penting saya jelaskan bahwa jika Masjid Al Safar dikatakan sebagai implementasi dari simbol2 iluminati itu adalah kesimpulan KELIRU. Karena itu tidak benar dan tidak dimaksudkan. Dan tentunya selalu saya ikhlaskan dan maafkan, kesimpulan2 tanpa tabayun seperti ini yang kemudian diviralkan untuk merusak nama baik dan keimanan saya . Isu ini pernah dihebohkan oleh pihak yang sama di zaman pilgub 2018 untuk menjelekkan saya saat kampanye. Saya sudah maafkan, move on dan saya hanya berdoa. Alhamdulillah, Allah SWT ternyata lebih mengabulkan doa saya, bukan doa dan harapan mereka. . Saya mah tidak akan berhenti berkarya dan membawa kemajuan karena saya yakini itulah tugas Allah SWT kepada saya di dunia ini. Kebahagiaan saya adalah melihat masjid-masjid yg saya desain makmur dan ramai. Alhamdulillah. . Selama saya yakini, saya tidak melanggar syariat Allah SWT dan tidak melakukan apa yang difitnahkan, omongan dan caci maki manusia mah tidak akan menggetarkan iman dan keyakinan saya. . faidza azzamta fatawakkal Alallah. Hatur Nuhun.

A post shared by Ridwan Kamil (@ridwankamil) on May 31, 2019 at 2:12am PDT






Simak Juga 'Kata Ridwan Kamil soal Simbol Segitiga Masjid Rancangannya':

(imk/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed