detikNews
Selasa 28 Mei 2019, 16:16 WIB

PSI Dukung Polri Ungkap Aktor di Balik Kerusuhan 22 Mei

Adhi Indra Prasetya - detikNews
PSI Dukung Polri Ungkap Aktor di Balik Kerusuhan 22 Mei PSI (Adhi Indra Prasetya/detikcom)
Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung langkah Polri mengungkap aktor di balik kerusuhan 22 Mei di kawasan Jakarta. Dia berharap aktor rusuh diadili dan dihukum seberat-beratnya.

"PSI mendukung upaya Polri mengusut tuntas siapa dalang di balik kerusuhan 22 Mei. Kami mendesak agar semua pihak, termasuk mastermind, di balik kerusuhan untuk ditangkap, diadili, dan dihukum seberat-beratnya," kata Sekjen DPP PSI Raja Juli Antoni dalam keterangan tertulis yang dibacakan juru bicara PSI Dara Nasution, Selasa (28/5/2019).



Dara menyampaikan hal itu di kantor DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat. PSI menyebut diungkapnya aktor perusuh 22 Mei menjadi modal mempertahankan demokrasi. PSI akan mengawal pengusutan kerusuhan 22 Mei.

"Menjadi modal penting untuk mempertahankan demokrasi dari kelompok-kelompok yang hendak menghancurkan demokrasi yang telah kita bangun dengan susah payah," terangnya.

PSI menyesalkan ada aksi perusakan pasca-penetapan hasil suara Pemilu oleh KPU. Apalagi ada tudingan kecurangan pemilu.

"Tindakan para petualang ini sangat berbahaya dan mengancam demokrasi kita. Fitnah bertubi-tubi soal kecurangan Pemilu, penyebaran hoax, upaya menyulut kerusuhan sosial, dan persekongkolan sejumlah purnawirawan untuk mengulangi tragedi Mei '98 adalah bagian bagian terpisah dari puzzle skenario besar menggagalkan hasil pemilu yang sah," kata Antoni.



Sementara itu, jubir PSI Andi Saiful Haq juga menyebut Polri dan TNI saat ini sudah bekerja secara profesional dan mengedepankan hak asasi manusia dalam mengatasi kerusuhan 22 Mei tersebut. Dia mengatakan penanganan rusuh 22 Mei berbeda dengan peristiwa Mei 1998.

"Polisi dan TNI sangat profesional dalam menangani unjuk rasa dan kerusuhan, walaupun eskalasi ancamannya sangat besar, terutama 21 Mei kemarin. Ada dalang-dalang yang tidak ingin proses demokrasi ini berujung damai, sehingga ini catatan penting bagi kita bahwa demokrasi kita pasca reformasi sudah mencapai hal yang positif, dan itu mengapa PSI meminta aparat kepolisian mengusut tuntas dalang dibalik kerusuhan ini," ujar Andi.
(idn/idn)
psi
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed