DetikNews
Senin 27 Mei 2019, 15:35 WIB

Pencoblos 50 Surat Suara Prabowo di Serang Dituntut Hukuman Percobaan

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Pencoblos 50 Surat Suara Prabowo di Serang Dituntut Hukuman Percobaan Pencoblos 50 surat suara capres Prabowo-Sandiaga Uno di TPS 8 Desa Kemuning, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, dituntut hukuman percobaan. (Foto: Bahtiar Rifai/detikcom)
Serang - Pencoblos 50 surat suara Prabowo-Sandiaga Uno di TPS 8 Desa Kemuning, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, dituntut hukuman percobaan. Jaksa menuntut pelaku Narman Hidayat alias Dayat pidana penjara 5 bulan dengan masa percobaan 10 bulan.

"(Menuntut agar majelis hakim) menjatuhkan pidana penjara terdakwa dengan pidana penjara 5 bulan dengan masa percobaan 10 bulan," kata JPU dari Kejari Serang, Sih Kanthi, di Pengadilan Negeri Serang, Jl Serang-Pandeglang, Senin (23/5/2019).

Jaksa juga menuntut terdakwa membayar denda Rp 5 juta subsider 1 bulan kurungan. JPU menilai terdakwa dengan meyakinkan dan terbukti bersalah yang menyebabkan orang lain kehilangan hak pilihnya dalam pemilu sebagaimana Pasal 510 UU Nomor 7 tentang Pemilihan Umum.


Jaksa menilai perbuatan terdakwa telah mencederai proses pemilihan. Hal yang meringankan terdakwa belum pernah dihukum dan terus terang mengakui perbuatannya.

Narman menjadi terdakwa setelah mengambil kotak suara pada 17 April pukul 03.00 WIB di Serang. Kotak suara diambil di di rumah saksi Deden dan membawa ke rumah saksi Hudromi selaku Ketua KPPS. Dalam keadaan sepi, di rumah tersebut terdakwa membuka kotak suara dan mengeluarkan surat suara di tiap kotak.

Di situ, terdakwa mencoblos surat suara secara bertahap menggunakan paku yang ada di dalam kotak.

Masing-masing yang dicoblos antara lain 50 lembar surat suara Prabowo-Sandiaga Uno, 49 surat suara caleg DPR RI dari Partai Golkar Tubagus Haerul Jaman, 36 surat suara caleg DPRD Banten nomor urut 1 Fahmi Hakim dari Partai Golkar, 14 surat suara caleg DPRD Banten dari Hanura Ahmad Hidir.

Selain itu, terdakwa juga mencoblos 30 surat suara caleg DPRD kabupaten/kota Parijal Ma'mun dan 20 surat suara caleg Partai Golkar Ahmad Zaeni.

"Terdakwa langsung memasukan kembali surat suara tersebut berdasarkan kotak suara masing-masing kemudian disegel kembali. Selanjutnya pukul 05.10 WIB terdakwa pulang," kata JPU.


Simak Juga "Yusril Tantang Kubu Prabowo Buktikan Kecurangan Selisih 16 Juta Suara":

[Gambas:Video 20detik]


(bri/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed