detikNews
2019/05/27 07:40:21 WIB

Round-Up

Sindiran TKN dan Bantuan BPN untuk Mustofa Nahra

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Sindiran TKN dan Bantuan BPN untuk Mustofa Nahra Foto: Dok. Pribadi
Jakarta - Mustofa Nahrawardaya jadi tersangka terkait kasus penyebaran hoax alias berita bohong terkait kerusuhan 22 Mei 2019. Ulah Mustofa ini membuat Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin terdorong untuk melontarkan sindiran. Sedangkan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi justru akan menyediakan bantuan hukum untuk anggotanya itu.

Mustofa Nahrawardaya ditangkap dan jadi tersangka atas tuduhan penyebar hoax. Polisi menilai cuitan hoax Mustofa juga memicu keonaran.

"Cuitannya buat onar," kata Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Rickynaldo Chairul, Minggu (26/5/2019).



Cuitan yang dipersoalkan itu diunggah di akun Twitter @AkunTofa. Cuitan itu mendeskripsikan soal seorang anak bernama Harun (15) yang meninggal usai disiksa oknum aparat.

"Innalillahi-wainnailaihi-raajiuun. Sy dikabari, anak bernama Harun (15) warga Duri Kepa, Kebon Jeruk Jakarta Barat yg disiksa oknum di Komplek Masjid Al Huda ini, syahid hari ini. Semoga Almarhum ditempatkan di tempat yg terbaik disisi Allah SWT, Amiiiin YRA," demikian cuitan di @AkunTofa disertai emoticon menangis dan berdoa.



Ulah Mustofa ini, mendorong Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin untuk melontarkan sindiran. Menurut TKN, fungsi media sosial kini justru mulai kembali membaik untuk mempersatukan masyarakat dengan nilai-nilai positif.

"Yang penting saat ini adalah kita harus sudah mulai membalik fungsi sosial medsos yang selama ini sangat menimbulkan kekisruhan, menjadi kekuatan yang semakin mensolidkan warga dengan hal-hal positif dan mencerdaskan," kata anggota TKN Jokowi-Ma'ruf, Daniel Johan, kepada wartawan, Minggu (26/5/2019).

Daniel bahkan mendorong munculnya gerakan sosial untuk menolak 'sampah medsos'. Karena, menurut dia, elemen bangsa yang memiliki kecakapan dalam bidang ini harus saling bahu-membahu menyelesaikan persoalan penyebaran hoax.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed