detikNews
Senin 27 Mei 2019, 06:10 WIB

Jokowi Lirik Ketum HIPMI Jadi Menteri, TKN: Itu Hak Beliau

Haris Fadhil - detikNews
Jokowi Lirik Ketum HIPMI Jadi Menteri, TKN: Itu Hak Beliau Jokowi saat di Rakernas HIPMI 2017 (Foto: Dok, Humas HIPMI)
Jakarta - Presiden yang juga capres petahana Joko Widodo (Jokowi) melirik Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia sebagai menteri. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menyebut pemilihan menteri hak Jokowi.

"Tentu itu hak prerogatif beliau, nanti kalau apa namanya, memberi masukan itu nanti dibuat mekanismenya, kalau harus ada masukan, tapi itu juga kita tidak bahas di TKN. Sekali lagi, itu hak prerogatif beliau," kata Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding, Minggu (26/5/2019).


bdul kadir kardingAbdul Kadir Karding (Foto: Rinto Heksantoro/detikcom)
A

Dia mengatakan tugas TKN adalah memenangkan Jokowi. Karding, yang mengatakan dirinya ikut hadir saat Jokowi menyebut Bahlil cocok sebagai menteri, menyebut ucapan Jokowi itu karena ada kriteria menteri yang mungkin dinilai Jokowi terdapat pada Bahlil.

"Punya integritas, kepemimpinan, tadi sambil bercanda, menyatakan bahwa lihat potongannya dari kanan kiri Mas Bahlil cocok. Di TKN kita tidak membahas, karena tugas TKN bukan bahas menteri," ucap Karding.

Jokowi sebelumnya menghadiri acara buka puasa bersama dengan pengusaha yang tergabung dalam HIPMI. Dalam acara tersebut Jokowi bicara peluang Bahlil sebagai menteri.

Hal itu disampaikan Jokowi saat membuka pidatonya. Jokowi berpidato usai Bahlil berpidato di podium.



"Tadi saya melihat-lihat adinda Bahlil ini kelihatannya cocok jadi menteri," kata Jokowi di The Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (26/5).

Jokowi lalu menjelaskan kenapa menyebut Bahlil berpeluang menjadi menteri di kabinetnya mendatang. Alasan itu antara lain terkait kemampuan manajerial dan eksekusi.

"Salah dua sudah masuk, kemampuan manajerial, kemampuan mengeksekusi saya lihat sudah memiliki," kata Jokowi ditanya wartawan usai acara.


Jokowi-Habibie Sepakat Persatuan Tak Ada Tawar-menawar:

[Gambas:Video 20detik]


(haf/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed