detikNews
Minggu 26 Mei 2019, 22:58 WIB

Organ Sayap Gerindra Jelaskan Soal Ambulans yang Diamankan di Rusuh 22 Mei

Haris Fadhil - detikNews
Organ Sayap Gerindra Jelaskan Soal Ambulans yang Diamankan di Rusuh 22 Mei Ambulans yang diamankan (Foto: Lamhot Aritonang-detikcom)
FOKUS BERITA: Aksi 22 Mei
Jakarta - Organisasi sayap Gerindra, Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) menjelaskan soal ambulans yang diamankan terkait kerusuhan 22 Mei 2019. Dia mengatakan ambulan itu dipinjamkan kepada pihaknya untuk pelayanan kesehatan.

"Akhir tahun 2011 ambulans tersebut dipinjamkan kepada kami. Tujuan PT Arsari Pratama meminjamkan ini untuk mendukung program pelayanan kesehatan Partai Gerindra melalui Kesira," kata Ketua Umum Kesira, Benny Octavianus, dalam keterangan tertulis, Minggu (26/5/2019).



Dia menjelaskan mobil ambulans gratis yang diberikan pihaknya hanya untuk kebutuhan medis masyarakat yang memang menjadi program Kesira. Program itu antara lain, klinik keliling, ambulans gratis, seminar antinarkoba dan aneka bakti sosial lainnya.

"Dan mobil ambulans Kesira yang tersebar di seluruh Indonesia sudah sejak 2011. Ambulans gratis ini ternyata sudah membantu atau memberikan layanan lebih dari jutaan rakyat di seluruh Indonesia. Setiap hari sejak tahun 2011, ambulans itu selalu memberi layanan gratis," ujarnya.

Benny juga bicara soal pengelolaan dan perawatan mobil dengan nomor polisi B 9686 PCF tersebut. Salah satunya terkait pajak kendaraan.

"Itu sudah diserahkan ke masing-masing penerima pinjaman atau yang dikuasakan. Kalau yang diamankan polisi, itu STNK tentu tanggung jawab DPC Tasikmalaya," jelasnya.



Sebelumnya, polisi mengungkap identitas pemilik mobil ambulans berlogo Partai Gerindra yang disebut membawa batu terkait kerusuhan 22 Mei di Jalan Sabang, Jakarta Pusat. Disebutkan, kepemilikan mobil itu tercatat atas nama PT Arsari Pratama.

"Mobil ini atas nama PT Arsari Pratama yang beralamat di Jakarta Pusat," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (23/5).

Polisi pun akan segera memanggil saksi dari PT Arsari Pratama terkait mobil ambulans tersebut. Namun, belum disebutkan kapan pemanggilan itu diagendakan.



PT Arsari Pratama juga sudah menjelaskan alasan mereka menghibahkan mobil ambulans untuk Gerindra yang kemudian dikelola Badan Kesehatan Indonesia Raya (Kesira). Direktur Arsari Pratama, Daniel Poluan, menyatakan penghibahan mobil itu merupakan wujud pelayanan mereka untuk masyarakat.

"PT Arsari Pratama membeli aset berupa mobil dan menyumbangkan mobil tersebut kepada Badan Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) untuk keperluan program pelayanan mobil ambulans gratis kepada masyarakat sejak November 2011," kata Daniel dalam keterangan tertulis, Jumat (24/5).
(haf/haf)
FOKUS BERITA: Aksi 22 Mei
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
BERITA TERBARU +