DetikNews
Sabtu 25 Mei 2019, 17:20 WIB

Pasca-ricuh di Medan, Ketua GNPF Sumut Ngaku Dipanggil Polisi

Tim detikcom - detikNews
Pasca-ricuh di Medan, Ketua GNPF Sumut Ngaku Dipanggil Polisi Demo 22 Mei di depan Bawaslu Sumut, Medan (ANTARA FOTO)
Jakarta - Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Sumatera Utara, Heriansyah, mengatakan dia akan diperiksa di Polda Sumut. Pemeriksaan itu dilakukan terkait aksi di depan gedung DPRD Sumut.

"Hari Senin saya dipanggil, saya harap Saudara-saudara semuanya mau mengawal saya," katanya kepada massa aksi di depan DPRD Sumut, sebagaimana dilansir dari Antara, Sabtu (25/5/2019).



Heriansyah mengatakan dirinya akan dipanggil polisi pada Senin (27/5) mendatang. Dia mengajak massa aksi Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) Sumatera Utara melakukan pengawalan.

Dia mengatakan, jika datang sendiri ke Polda Sumatera Utara, dia menilai bakal 'nyangkut' di Polda. "Kalau saya sendiri bersama pengacara yang hadir, besar kemungkinan saya akan 'nyangkut' di sana (Mapolda Sumut)," ujarnya.

Seruan itu disambut oleh massa aksi penolakan hasil rekapitulasi penghitungan suara pada Pemilu 2019. Setelah mendengarkan arahan dari Heriansyah, pengunjuk rasa mulai membubarkan diri.



Sebelum bubar, mereka menyempatkan diri memunguti sampah yang berserakan di depan gedung DPRD Sumut. Kericuhan sendiri sempat terjadi saat aksi GNKR di depan gedung DPRD Sumut.

Kericuhan berhenti setelah pihak TNI menemui massa. Setelah kericuhan selesai, Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto langsung mengajak massa aksi GNKR berdialog.

"Saya Kapolrestabes Medan, saya menjaga tempat ini jauh hari sejak kita dari KPU. Hari ini saya jaga dengan segala upaya dan keringat untuk menjaga adik-adik supaya tidak ada satupun korban di sini. Karena saya cinta kepada adik-adik semua," kata Dadang kepada massa aksi, seperti dilansir Antara, Jumat (24/5).
(haf/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed