detikNews
Jumat 24 Mei 2019, 21:43 WIB

Prabowo Gugat Pilpres ke MK, TKN Jokowi Yakin Tak Lakukan Kecurangan

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Prabowo Gugat Pilpres ke MK, TKN Jokowi Yakin Tak Lakukan Kecurangan Ketua TKN Erick Thohir (screenshot live streaming akun YouTube Jokowi Amin)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengapresiasi langkah Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menempuh jalur konstitusi dan menggugat hasil pilpres ke MK. TKN menilai MK, seperti halnya KPU dan Bawaslu, adalah lembaga independen untuk menangani sengketa hasil pemilu.

"Dan saya rasa kita harus apresiasi daripada langkah yang dilakukan Pak Prabowo, sahabat saya Saudara Sandi, untuk melaporkan proses yang sehat. Dan insyaallah ya kita lihat prosesnya. Ini kan kita masih menunggu," kata Ketua TKN Erick Thohir di Hotel Monopoli, Jalan Taman Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2019).



Meskipun demikian, Erick menampik tuduhan kecurangan yang selama ini dilayangkan kepada kubu Jokowi-Ma'ruf. Menurutnya, kubu Jokowi-Ma'ruf tak memiliki DNA untuk bisa melakukan kecurangan yang masif.

"Ya kita yakin bahwa kita tidak melakukan kecurangan. Kalau ada kekurangan, itu bukan kecurangan. Dan saya yakin tim kita siap, apalagi didukung oleh expert-expert yang sudah punya track record. Nah, kita pasti menjawab semua secara terbuka dan transparan," tegasnya.



Erick menjelaskan tim hukum TKN yang dipimpin Yusril Ihza Mahendra juga diawaki oleh tim hukum dari partai koalisi dan para relawan. Ia menyebut apa yang akan disampaikan Prabowo-Sandi ke MK akan dipelajari oleh tim hukum pihaknya.

"Kan lagi disiapkan. Kalau detailnya tentu perlu proses kan. Tentu apa pun yang disampaikan dari pasangan Pak Prabowo-Sandi itu yang akan menjadi bagian daripada yang kita mesti pelajari," ujar Erick.



Seperti diketahui, kubu Prabowo-Sandi mengajukan gugatan hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK) malam ini. Tim hukum itu diketuai Bambang Widjojanto, yang merupakan eks pimpinan KPK. Sandiaga menyebut langkah mengajukan secara resmi gugatan sengketa Pilpres 2019 ke MK itu merupakan bentuk tuntutan dari masyarakat.

"Jalan ini kami tempuh sebagai bentuk dari tuntutan masyarakat, tuntutan rakyat Indonesia, atas kekecewaan dan keprihatinan rakyat terhadap pelaksanaan pemilu," kata Sandiaga di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (24/5).


(azr/dnu)
FOKUS BERITA: Putusan MK Pilpres 2019
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed