DetikNews
Jumat 24 Mei 2019, 18:03 WIB

Jabat Kepala BSSN, Hinsa Siburian: Ada Perang Siber, Harus Kerja Keras

Farih Maulana - detikNews
Jabat Kepala BSSN, Hinsa Siburian: Ada Perang Siber, Harus Kerja Keras Kepala Badan Suber dan Sandi Negara (BSSN), Hinsa Siburian. (Foto: Farih/detikcom)
Jakarta - Hinsa Siburian resmi menjabat sebagai kepala Badan Suber dan Sandi Negara (BSSN) menggantikan Djoko Setiadi. Selama menjabat ke depan, dia ingin kerja keras meningkatkan keamanan dan kesejahteraan rakyat.

Serah terima jabatan (Sertijab) dari Djoko Setiadi ke Hinsa Siburian dilakukan di Kantor BSSN, Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (24/5/2019). Prosesi sertijab turut dihadiri oleh pejabat-pejabat eselon di lingkungan BSSN dilengkapi dengan pasukan pembawa tanda kehormatan (Pataka) Sekolah Tinggi Sandi Negara yang ikut berpartisipasi sebagai petugas penyerahan tanda kehormatan BSSN.

Hinsa mengatakan, saat ini terjadi perang siber. Maka itu, dia ingin bekerja keras untuk menjaga kedaulatan dengan menjaga informasi yang beredar di internet.

"Saya katakan, kita yang bertugas di BSSN mempunyai tanggung jawab cukup besar sekaligus kehormatan. Jadi kita ingin yang bekerja di sini mempunyai semangat yang tinggi, karena sekarang Siber ini 2 hal sangat berpengaruh dalam kehidupan. Bagaimana ekonomi kita, juga bagaimana keamanan pertahanan kita. Mungkin perang ada di darat, di laut, di udara tapi sekarang perang ada Siber, dan perang di Siber ini, ya ini lah kira-kira pola perang ke depan selalu didahului dengan perang Siber. Dibuat dulu konten-konten untuk memecah belah, mempengaruhi hati dan pikiran sasaran sehingga terjadi konflik baru masuk angkatan-angkatan lain," kata Hinsa kepada wartawan.



Hinsa juga menyebut di bidang ekonomi juga terjadi pergerakan transaksi di dunia maya. Maka itu, menurutnya, BSSN perlu bekerja keras untuk melakukan pengamanan kedaulatan bangsa dari sisi siber.

"Jadi untuk saat ini peranan Badan Siber dan Sandi Nasional ini sangat diharapkan dan tentu kita harus kerja keras ke depan. Maka kita lah saya katakan kita punya power cukup besar untuk mengamankan kedaulatan bangsa dan negara ini. Saya yakin kita bisa wujudkan ini," terangnya.

Hinsa juga menceritakan saat dirinya dipanggil secara khusus oleh Presiden Jokowi ke Istana untuk dilantik sebagai Kepala BSSN pada Selasa (21/5) lalu. Dia mengatakan, pesan Jokowi saat itu yakni agar BSSN menjadi badan siber berkelas dunia.

"Bagi kita semua adalah kehormatan dan kebanggaan, karena setelah saya mendengarkan penjelasan, saya sangat yakin dari sumber daya manusia yang ada kita punya doktor, punya S2 hampir 40 persen dari komposisi yang ada. Secara umum saya bangga, dan saya sangat yakin itu bisa kita wujudkan dengan SDM yang ada," terangnya.



Sementara itu, Kepala BSSN terdahulu Djoko Setiadi berpesan bahwa BSSN harus menjaga sinergitas antar komponen bangsa. Hal tersebut diungkap Djoko karena sinergitas menjadi penentu mewujudkan Indonesia yang aman dan kondusif.

"Sinergitas tersebut merupakan hal mendasar dan menjadi penentu sukses kita di dalam menjalankan tugas walau seberat apapun, tapi inilah yang harus kita pertahankan dan tingkatkan demi wujudkan Indonesia yang aman dan kondusif," ujar Djoko.
(idn/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed