detikNews
2019/05/24 06:44:00 WIB

Round-Up

'22 Mei 2019 Bukan 1998'

Yulida Medistiara - detikNews
Halaman 1 dari 2
22 Mei 2019 Bukan 1998 Anies Baswedan (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta - '22 Mei 2019 bukan 1998'. Hal itu ditegaskan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, usai rusuh di sejumlah titik di Jakarta.

Sejak ricuh pertama kali muncul pertama kali pada 21 Mei 2019 malam hingga 22 Mei 2019 dini hari, Anies menegaskan bahwa situasi di Jakarta tetap kondusif kecuali di beberapa titik rusuh. Titik yang dimaksud yaitu di sekitar Bawaslu, Tanah Abang, Petamburan, hingga di sekitar Flyover Slipi. Anies juga meminta warga Jakarta tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa.

Pada 22 Mei 2019 malam, rusuh kembali pecah di sekitar Bawaslu hingga akhirnya bisa diredam. Pagi tadi, Kamis (23/5/2019), situasi di titik-titik yang tadinya rusuh itu sudah kembali kondusif.



Anies menegaskan situasi di Jakarta saat ini kondusif. Ia menolak jika aksi 22 Mei kemarin disamakan dengan peristiwa 1998.

"Terkait pada perekonomian saya ingin garis bawahi, kondisi di Jakarta relatif tenang dan stabil karena ini berbeda dengan apa yang terjadi di tahun '98," kata Anies saat meninjau kawasan Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019).

Anies bersihkan Jl MH Thamrin / Anies bersihkan Jl MH Thamrin / Foto: Rifkianto Nugroho
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com