DetikNews
Kamis 23 Mei 2019, 10:12 WIB

Dipasang Kawat Berduri, Lalin Gatot Subroto Arah DPR Masih Ditutup

Zakia Liland Fajiani - detikNews
Dipasang Kawat Berduri, Lalin Gatot Subroto Arah DPR Masih Ditutup Ruas Jl Pemuda menuju Jl Gatot Subroto sekitar gedung DPR masih dipasang kawat berduri hingga Kamis (23/5). (Foto: Zakia Lilland F/detikcom)
Jakarta - Lalu lintas di Jl Gatot Subroto yang mengarah ke gedung MPR/DPR, Senayan, masih ditutup. Hingga pagi ini ini, akses di Jl Gatot Subroto masih ditutup kawat berduri dan beton pembatas.

Pantauan detikcom pukul 10.00 WIB, Kamis (23/5/2019), lalu lintas di Jl Gatot Subroto ke arah DPR dari arah Cawang belum dibuka. Arus lalu lintas dari arah Polda Metro Jaya dialihkan ke Jl Gerbang Pemuda.


Sementara itu, kendaraan dari arah Jl Gerbang Pemuda yang menuju ke arah Jl Gatot Subroto (depan gedung DPR) akan diputarbalikkan di bawah flyover Jl Gerbang Pemuda. Lalin di Jalan Gatot Subroto ditutup sejak kemarin (22/5).


Terlihat cone berwarna oranye berstiker Jasa Raharja dijejerkan di Jl Gatot Subroto persis dibawa flyover Jl Gerbang Pemuda. Kawat berduri juga terpasang di sepanjang jalan yang ditutup.

Tidak terlihat aparat berjaga di dekat kawat berduri. detikcom juga berjalan menuju depan gedung DPR di ruas Jl Gatot Subroto. Kawat berduri dipasang di depan gerbang masuk gedung DPR.

Kawat berduri dipasang di depan gerbang Gedung DPR.Kawat berduri dipasang di depan gerbang Gedung DPR. Foto: Zakia Lilland F/detikcom

Sebelumnya diberitakan, seluruh kegiatan di Kompleks Parlemen (DPR/MPR/DPD) ditiadakan pada 22-26 Mei 2019. Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan memang telah meminta Kesetjenan DPR berkoordinasi dengan pihak keamanan menyusul Aksi 22 Mei. Ia tidak ingin ada hal buruk terjadi pada anggota Dewan dan staf di lingkungan kompleks parlemen.

"Saya hanya berpesan kepada Sekjen, bahwa saya tidak ingin terjadi apa-apa terhadap anggota DPR/MPR/DPD beserta seluruh stafnya di tengah berbagai isu ancaman dan penumpang gelap yang ingin memanfaatkan kemurnian aksi massa yang sesungguhnya bertujuan baik itu, untuk tujuan menciptakan 'martir'," kata Bamsoet, Selasa (21/5).



Tonton video Bawaslu Masih Dijaga Ketat, Sebagian Warga Mulai Beraktivitas:

[Gambas:Video 20detik]


(dkp/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed