DetikNews
Kamis 23 Mei 2019, 05:28 WIB

Potret Lelah Polisi Jaga Gedung Bawaslu hingga Pagi

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Potret Lelah Polisi Jaga Gedung Bawaslu hingga Pagi Polisi beristirahat di sekitar Bundaran HI. (Foto: Dok. TMC Polda Metro Jaya)
Jakarta - Dua hari berturut-turut massa berdemonstrasi di depan gedung Bawaslu. Dua hari itu pula aparat kepolisian hingga TNI bersiaga mengamankan situasi. Mereka yang berjaga itu seolah-olah tak kenal lelah.

Para polisi itu rela bertahan di sekitar gedung Bawaslu dan tidak pulang ke rumah masing-masing. Mereka makan dan beristirahat di jalanan. Mereka menanggalkan kepentingan pribadinya demi kepentingan yang lebih luas, yakni keutuhan bangsa Indonesia.


Potret Lelah Polisi Jaga Gedung Bawaslu Hingga PagiFoto: Dok. TMC Polda Metro Jaya

Potret polisi yang beristirahat setelah mengamankan aksi juga salah satunya diunggah di akun Twitter @TMCPoldaMetro, Kamis (23/5/2019). Sejumlah personel polisi berseragam lengkap membaringkan badannya di sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat. Perlengkapan kepolisiannya ditepikan sejenak. Mereka rehat di atas aspal Ibu Kota.


Para polisi itu tampak kelelahan setelahmengamankan jalannya demonstrasi yang berlangsung hingga dini hari. Tak sedikit di antara mereka juga yang terkena lemparan batu dan benda-benda lain. Mereka bergeming dan berusaha tetap sabar.


Upaya persuasif terus dilakukan oleh pihak kepolisian dalam menghadapi massa aksi. Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harrry Kurniawan, yang memimpin langsung pengamanan, menyebut polisi merupakan saudara dari massa aksi. Massa diminta tidak berlaku anarkistis.

"Silakan kalian pulang sebelum jatuh korban. Sudah cukup. Ini rumah kita. Ini rumah kita. Sudah, pulang. Kalian kami imbau untuk pulang sebelum jatuh korban," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan kepada massa lewat mobil pengeras suara yang terparkir di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019) malam.

Harry juga meminta massa tidak merusak fasilitas umum karena yang rugi adalah masyarakat sendiri. Polisi ditegaskan Harry bukan merupakan musuh dari massa aksi.

"Polisi bukan musuh kalian. Kita semua bersaudara. Sudah, sudah. Cukup ya. Adik-adik semua, polisi bukan musuh kalian, polisi itu sahabat. Polisi sahabat kalian," ujarnya.

Sementara itu, apresiasi diberikan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono dan dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono kepada petugas kepolisian yang berjaga mengamankan aksi. Mereka menyampaikan terima kasih atas semangat yang ditunjukkan para anggota.

"Alhamdulillah kegiatan hari ini aman, lancar, damai, kemudian kita sudah dari pagi dan tolong cek kembali rekan, jumlah personel, peralatannya, karena setelah ini kita buka lalin," kata Gatot memberi arahan apel konsolidasi.

Sementara itu, Mayjen Eko juga menyampaikan apresiasinya karena aksi berjalan lancar. Eko juga meminta para personel menjaga kondisi kesehatan.

"Saya atas nama pribadi dan komando mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya pada hari ini. Suatu tahapan pengamanan demonstrasi dapat dilaksanakan dengan baik. Saya berharap apa yang telah kita lakukan hari ini menjadi pelajaran bersama bagi kita untuk menghadapi kegiatan kita yang akan berlangsung ke depan," kata Eko.



Tonton video Momen Akrab Polisi-TNI Bersama Massa di Slipi:

[Gambas:Video 20detik]


(knv/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed