DetikNews
Rabu 22 Mei 2019, 17:52 WIB

RSUD Tarakan: Korban Rusuh 21-22 Mei Terkena Peluru Karet

Tim detikcom - detikNews
RSUD Tarakan: Korban Rusuh 21-22 Mei Terkena Peluru Karet RS Tarakan (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta - Sejumlah korban rusuh di beberapa titik di Jakarta pada 21-22 Mei 2019 dirawat di RSUD Tarakan. Pihak RS menyebut korban terkena peluru karet.

"Ada beberapa korban yang membawa peluru karet itu saat dibawa ke RSUD Tarakan. Ada beberapa yang kami bantu mengeluarkan peluru karet itu dari tubuhnya," kata Kepala Bagian Umum dan Pemasaran Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan, Reggy S Sobari, saat ditemui di RSUD Tarakan, Jakarta, Rabu (22/5/2019) seperti dilansir Antara.

Reggy mengatakan tidak ada korban yang terluka akibat peluru tajam. Beberapa korban yang sudah diperbolehkan pulang malah meminta proyektil peluru karet yang mengenai tubuhnya untuk dibawa.



Ketika ditanya apakah penyebab dua korban meninggal di RSUD Tarakan, Reggy tidak bisa memastikan karena keluarga menolak untuk dilakukan autopsi. Penyebab kematian sebenarnya bisa diketahui dari autopsi.

"Korban meninggal mengalami luka berupa lubang berbentuk bulat. Apakah luka itu yang menyebabkan meninggal, kami tidak bisa memastikan," tuturnya.



Berdasarkan data yang dipasang pengelola RSUD Tarakan, terdapat 140 pasien korban bentrok yang dirawat di rumah sakit tersebut. Seluruhnya laki-laki dengan usia yang beragam. Yang termuda berusia 15 tahun.

Saat ini hanya tinggal 13 korban yang masih dalam perawatan lanjutan di RSUD Tarakan karena harus menjalani pembedahan akibat patah tulang atau luka robek.
(imk/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed