detikNews
Rabu 22 Mei 2019, 15:20 WIB

1 Unit Panser Siaga di Kawasan Glodok, Sejumlah Toko Tutup

Isal Mawardi - detikNews
1 Unit Panser Siaga di Kawasan Glodok, Sejumlah Toko Tutup Foto: Isal Mawardi/detikcom
FOKUS BERITA: Aksi 22 Mei
Jakarta - Sejumlah pertokoan di kawasan Glodok, Jakarta Barat, tutup karena ada aksi di beberapa lokasi. Kawasan Glodok juga mendapat pengamanan, bahkan ada 1 unit panser yang disiagakan di lokasi.

Pantauan detikcom, Rabu (22/5/2019) pukul 14.30 WIB, sejumlah toko tutup. Namun ada juga beberapa yang masih buka.

Beberapa pedagang di Pancoran Chinatown Point tampak berjualan seperti biasa. Pedagang makanan, toko obat, hingga perhiasan masih membuka tokonya.

Seorang pedagang bernama Surya mengatakan dia tetap buka meski ada aksi. Dia tidak terpengaruh oleh adanya kerusuhan pada saat aksi dini hari tadi.

"Aman saja kok ini," kata Surya.

Toko-toko di kawasan Glodok sebagian tutup.Sebagian toko di kawasan Glodok sebagian tutup. (Isal Mawardi/detikcom)




Sementara itu, pedagang lainnya bernama Arsi mengatakan sebagian besar toko tutup. Menurut Arsi, para pedagang tutup karena takut terjadi huru-hara.

"Sebagian memang sengaja tutup tokonya karena takut ada apa-apa," kata Arsi.

Sebagian toko di pusat perbelanjaan LTC Glodok juga masih beroperasi. Namun tidak banyak tenant yang membuka tokonya.

Tampak 1 unit panser disiagakan di depan LTC Glodok, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat. Di trotoar depan LTC Glodok, tampak penjagaan aparat TNI di Posko Terpadu Tiga Pilar.

Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Gadjah Mada, Jakarta Barat, ataupun di Jalan Hayam Wuruk, tampak lengang. Volume kendaraan di lokasi tidak banyak seperti hari-hari biasa.



Satpam LTC Glodok bernama Agus mengatakan sejumlah pedagang di pusat perbelanjaan tersebut memang memilih tidak berjualan hari ini. Menurut Agus, pedagang tutup karena takut terkena imbas demo.

"Kemungkinan (karena) ada demo itu pada tutup, waspada aja," kata Agus.

Agus mengatakan ada aparat TNI yang berjaga-jaga di LTC Glodok. Dia menyebut personel TNI yang berjaga mencapai 20 orang.

"Ada 20 TNI, ada yang di depan (gedung), ada yang di samping dan ada yang di atas," tutur Agus.


(mea/mea)
FOKUS BERITA: Aksi 22 Mei
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com