DetikNews
Selasa 21 Mei 2019, 18:25 WIB

Jokowi Menang, TKN Ajak Kubu Prabowo Rajut Kebersamaan

Elza Astari Retaduari - detikNews
Jokowi Menang, TKN Ajak Kubu Prabowo Rajut Kebersamaan Foto: TKN Jokowi-Ma'ruf ajak kubu Prabowo-Sandi rajut kebersamaan. (Ari Saputra/detikcom).
Jakarta - KPU telah mengumumkan pemenang Pilpres 2019, yakni pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Timses pasangan nomor urut 01 itu mengajak kubu rival, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk bersatu merajut kebersamaan.

"Rekapitulasi nasional sudah diputus KPU tengah malam tadi. Alhamdulillah, Pak Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin mendapatkan kepercayaan oleh Allah dan rakyat untuk kembali memimpin negeri ini," ujar Wakill Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding kepada wartawan, Selasa (22/5/2019).

Karding menyoroti selisih suara antara Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang sangat besar, lebih dari 16 juta suara. Menurutnya, selisih tersebut jadi bukti sah mayoritas rakyat meyakini Indonesia akan lebih baik dipimpin Jokowi untuk kedua kalinya.

"Perjuangan mendapatkan kepercayaan itu tak mudah. Karena kami menghadapi banyak tantangan, mulai dari fitnah, narasi hoax hingga narasi politik kelompok yang semakin tajam," sebut Karding.


Politikus PKB itu lalu mengajak kubu pasangan 02 untuk bersatu. Karding juga mengajak Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga untuk merajut kebersamaan.

"Sekarang ini yang wajib kita lakukan bersama adalah, bagaimana kita merajut kebersamaan, persaudaraan dan persatuan Indonesia," tutur anggota DPR itu.

"Mengawal periode ke-2 ini dengan fokus pada pembangunan SDM supaya bisa membawa Indonesia menjadi negara mandiri, kompetitif dan berdaya saing," imbuh Karding.

Tak hanya itu, ia juga mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu mendukung Jokowi demi masa depan bangsa. Karding tak lupa mengucapkan terima kasih kepada rakyat Indonesia atas terpilihnya Jokowi-Ma'ruf.

"Mari kita beri dukungan kepada Jokowi-Maruf demi masa depan bangsa yang lebih baik. Segala perbedaaan yang ada, mari kita leburkan di bawah persatuan Indonesia. Terimakasih kepada seluruh rakyat Indonesia," ungkapnya.



Diketahui, KPU telah menuntaskan rekapitulasi nasional hasil Pilpres 2019. Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin ditetapkan menjadi pemenang Pilpres 2019. Jokowi-Ma'ruf unggul 55.50% sedangkan Prabowo-Sandi mendapatkan 44.50%.

"Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin 85.607.362 suara. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239," ujar komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik dalam rapat pleno KPU di gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (21/5) dini hari.

Hasil pilpres itu ditetapkan dalam keputusan nomor 987. Hasil rekapitulasi KPU secara nasional ini terdiri atas perolehan suara di 34 provinsi dan 130 panitia pemilihan luar negeri (PPLN).

Prabowo-Sandiaga menyatakan menolak hasil Pilpres 2019 itu. Mereka berencana menggugat hasil tersebut ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami pihak paslon 02 menolak semua hasil penghitungan suara pilpres yang diumumkan KPU pada tanggal 21 Mei 2019 dini hari tadi," kata Prabowo dalam jumpa pers didampingi cawapres Sandiaga Uno di Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (21/5).

"Pihak paslon 02 akan terus melakukan seluruh upaya hukum sesuai konstitusi dalam rangka membela kedaulatan rakyat yang hak-hak konstitusinya dirampas pada pemilu 2019 ini," lanjutnya.



Simak Juga 'Jabat Tangan dan Pelukan TKN-BPN Akhiri Proses Rekapitulasi':

[Gambas:Video 20detik]


(elz/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed