detikNews
2019/05/20 21:59:38 WIB

Round-Up

Koalisi BPN-Demokrat Tinggal Menghitung Hari

Tim detikcom - detikNews
Halaman 2 dari 2
Koalisi BPN-Demokrat Tinggal Menghitung Hari SBY dan Prabowo (Grandyos Zafna/detikcom)


Demokrat memang melakukan manuver setelah Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin unggul pada Pilpres 2019 versi quick count. Setelah kasus serangan buzzer politik terhadap Ani Yudhoyono, umur Demokrat di koalisi Prabowo-Sandi makin pendek.

Meski begitu, Jansen menyebut keputusan Demokrat bertahan atau keluar dari koalisi Prabowo-Sandi akan diambil oleh para petinggi partai. Hanya, yang jelas, Jansen menegaskan mundur meski di Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga dirinya bertugas sebagai salah satu juru bicara.

"Situasi ini jelas menjadi bahan pertimbangan kami apakah kami masih pantas terus berada di koalisi Prabowo ini atau segera mundur saja dari koalisi ini," ujar Ketua DPP PD Jansen Sitindaon kepada wartawan, Senin (20/5/2019).


Sekjen PD Hinca Pandjaitan menegaskan Demokrat masih berada di koalisi Prabowo-Sandiaga hingga 22 Mei mendatang, yang merupakan pengumuman hasil Pemilu 2019. Alasannya, pada tanggal itu berakhir sudah pertandingan pilpres.

"Demokrat tetap 02 sampai nanti tanggal 22 Mei. Mengapa sampai tanggal 22 Mei? Karena koalisi partai politik itu capres ini memang dimaksudkan untuk capres, nah peluit terakhir ditiupkan oleh wasit dalam hal ini KPU, itu nanti tanggal 22. Nah, kalau sudah ditiup peluit, pertandingan berakhir ya, berakhir. Gitu," kata Hinca di kantor KPU RI, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (20/5).
(gbr/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed