DetikNews
Senin 20 Mei 2019, 09:34 WIB

PAN Belum Dapat Pastikan Amien Rais akan Penuhi Panggilan soal Kasus Eggi

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
PAN Belum Dapat Pastikan Amien Rais akan Penuhi Panggilan soal Kasus Eggi Dradjad Wibowo (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - PAN belum bisa memastikan apakah Amien Rais akan memenuhi panggilan polisi sebagai saksi dalam kasus makar Eggi Sudjana. Amien disebut telah memiliki agenda lain.

"Untuk besok (Senin), setahu saya Pak Amien sudah terlanjur ada acara lain. Jadi, saya belum bisa memastikan apakah beliau akan hadir besok atau tidak," kata Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo saat dihubungi, Minggu (19/5/2019) malam.

Meskipun demikian, Dradjad menilai pemanggilan Amien sebagai saksi, aneh. Menurutnya, people power dengan makar tidak sama.


"Saya melihat pemanggilan itu aneh, sama anehnya dengan penahanan Kang Eggy. Kenapa? Karena menganggap people power sama dengan makar itu logikanya tidak nyambung. Demokrasi itu ya people power. Asal katanya kan dari demos (people) dan kratos (power)," jelas Dradjad.

Dradjad juga menyinggung buku berjudul 'Jokowi People Power'. Jika penyidik Polri bersikukuh bahwa people power itu makar, kata Dradjad, mereka perlu memanggil atau menahan terlebih dulu penulis dan penerbit buku tersebut.

"Bimo Nugroho dan M Yamin Panca Setia sebagai penulis buku 'Jokowi People Power'. Buku ini terbit tahun 2014. Jadi sudah lima tahunan nama Pak Jokowi dikaitkan dengan people power, atau bahkan dengan makar jika asumsi penyidik yang dipakai. Tentu dengan catatan, jika penulis-penulis tersebut belum wafat, karena saya tidak bisa memverifikasi hal ini," ucap Dradjad.

Dradjad pun meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan penyidiknya untuk memanggil Presiden Jokowi. Menurutnya, jika people power disamakan dengan makar, buku tersebut sama saja menyebut 'Jokowi Makar' dan mengandung unsur melecehkan presiden.


"Sebenarnya saya agak enggan ngomong yang satu ini, karena tidak ingin dianggap politis. Tapi jika legal equality atau equality before the law ditegakkan benar-benar, Kapolri Tito berkewajiban moral memerintahkan penyidiknya memanggil Presiden Jokowi. Karena jika people power sama dengan makar, buku tersebut sama saja dengan menyebut 'Jokowi Makar'. Ini kan melecehkan presiden dan memenuhi banyak sekali pasal dalam KUHP maupun UU ITE," jelas Dradjad.

"Karena sudah lima tahun buku tersebut dibiarkan, makanya jadi aneh ketika sekarang people power dianggap makar. Kesan kriminalisasinya jadi kental sekali," sambungnya.

Pemeriksaan terhadap Amien Rais dijadwalkan pada Senin (20/5) pukul 10.00 WIB. Amien akan dimintai keterangan sebagai saksi dugaan makar Eggi Sudjana.

"Besok Senin (20/5), Krimum Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan saksi Amien Rais," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.


Pengacara Eggi Sudjana Sebut 'People Power' Sudah ada di Pilpres 2014, Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]


(azr/mae)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed