DetikNews
Minggu 19 Mei 2019, 06:05 WIB

Bawaslu Tangani 63 Kasus Pidana Pemilu di Papua

Tim detikcom - detikNews
Bawaslu Tangani 63 Kasus Pidana Pemilu di Papua ilustrasi surat suara (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jayapura - Bawaslu menangani 63 kasus pidana pemilu yang terjadi 20 kabupaten dari 29 kabupaten dan kota yang ada di Papua. Kasus pidana pemilu terbanyak terjadi di Kabupaten Puncak Jaya

Anggota Bawaslu Papua Amandus Situmorang mengatakan, kasus pidana pemilu terbanyak terjadi di Kabupaten Puncak Jaya tercatat 11 kasus. Menyusul Kabupaten Lanny Jaya dan Tolikara masing-masing 9 kasus.

"Kemudian Kabupaten Yahukimo tercatat enam kasus, Mimika tercatat lima kasus, Mappi, Paniai dan Yalimo masing-masing tiga kasus," kata Amandus yang dikutip dari Antara, Sabtu (18/5/2019).



"Sedangkan Kabupaten Jayawijaya dan Nabire masing masing dua kasus, kata Amandus seraya menambahkan untuk Kab.Mamberamo Raya, Nduga, Mamberamo Tengah, Pegunungan Bintang, Deiyai, Asmat, Kepulauan Yapen, Supiori dan Waropen masing-masing satu kasus," sambungnya.

Kasus pidana pemilu ini terus diproses agar dapat ditindaklanjuti hingga ke pengadilan. Amandus mengakui, kasus pidana yang terjadi sebagian besar adalah kasus perubahan perolehan suara dalam pemilu legislatif.



Selain kasus pidana pemilu, Bawaslu juga menangani kasus pelanggaran administrasi yang tercatat satu kasus dan terjadi di Kabupaten Waropen.


Simak Juga 'Bawaslu Ungkap 8.000 Laporan dan Temuan Pelanggaran Pemilu!':

[Gambas:Video 20detik]


(rvk/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed