DetikNews
Sabtu 18 Mei 2019, 16:01 WIB

Sopir Perampok Bos SPBU Rusak CCTV untuk Hilangkan Jejak

Matius Alfons - detikNews
Sopir Perampok Bos SPBU Rusak CCTV untuk Hilangkan Jejak (Foto: Matius Alfons/detikcom)
Jakarta - Bos SPBU Hartono Sugimin dirampok oleh sopir pribadinya inisial S di rumahnya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Untuk menghilangkan jejaknya, S merusak CCTV yang berada di rumah korban.

Kejadian ini terjadi pada hari Kamis (16/5) pada pukul 20.30 WIB. Pelaku diketahui sudah merencanakan aksinya sejak jauh-jauh hari.

"Dia sudah berencana jam 17.00 WIB, dia pulang dan jam 20.00 WIB dia kembali, sudah memotong kabel CCTV di rumah korban, dan sudah siapkan pipa besi tersebut di balik tiang, saat korban muncul untuk ambil uang dari SPBU saat balik kanan menuju rumah di situlah tersangka melakukan aksinya," kata Wadireskrimum, AKBP Ade Ary di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabut (18/5/2019).



Ade menjelaskan setelah melakukan aksinya tersangka tidak langsung melarikan diri. Bahkan, sebut Ade, tersangka justru berada di lokasi saat olah TKP.

"Saat Subdit Resmob dapat laporan info bahwa ada kejadian pencurian dengan kekerasan terhadap pemilik SPBU maka anggota ke TKP, saat olah TKP, tersangka juga ada di situ, karena tersangka merupakan sopir korban yang sudah kerja selama 4 tahun," jelasnya.



Setelah proses interogasi dan olah TKP, akhirnya diketahui pelaku perampokan ini mengarah pada S. Polisi kemudian menggeledah kosannya dan ditemukan uang hasil perampokan.

"Setelah dicek alibinya, tersangka tidak bisa sampaikan alibi yang kuat, sehingga kita geledah tersangka didapatkan uang utuh, di kos-kosannya di Mampang, digeledah di sana, setelah olah TKP, dicek alibi mengarah ke dia dan dia ngaku dan kita geledah kos-kosannya," ungkap Ade.



Ade juga mengungkapkan alasan pelaku melakukan aksinya. Menurutnya, S memiliki utang Rp 25 juta.

"Alasannya lakukan perbuatan, tersangka punya utang kepada bank dan koperasi sebesar Rp 25 juta, dan dalam waktu dekat akan biayai anaknya masuk sekolah," sebutnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 pencurian dengan kekerasan. S terancam hukuman 9 tahun penjara.
(knv/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed