DetikNews
Sabtu 18 Mei 2019, 10:46 WIB

Bawaslu: Ada 8.000 Laporan dan Temuan Selama Pemilu

Arief Ikhsanudin - detikNews
Bawaslu: Ada 8.000 Laporan dan Temuan Selama Pemilu Foto: arief/detikcom
Jakarta - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mencatat terdapat 8.000-an temuan dan laporan dugaan pelanggaran semasa pemilu. Temuan itu telah ditindaklanjuti.

"Pasca pemilu 8000-an laporan dan temuan. Hasilkan 3.000 lebih PSU (Pemilihan Suara Ulang), PSL (Pemilihan Suara Lanjutan) dan lainya," kata Komisioner Bawaslu, Rahmat Bagja, dalam diskusi Trijaya, D'Condulate, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (18/9/2019).


Menurut Bagja, ada beberapa rekomendasi yang dikerjakan oleh KPU dan tidak dilakukan. Namun, lebih banyak KPU menindaklanjuti.

"Ada yang tidak ditindaklanjuti, tapi lebih banyak yang ditindaklanjuti,"ujar Rahmat.

Selain itu, Bagja mendapat beberapa laporan soal dugaan pelanggaran oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Salah satunya tindakan adanya KPPS yang memasukkan surat suara sendiri.



"Menggenai KPU yang mencoblos, memasukkan kotak suara. Setelah kita tanyakan, ternyata surat suara disabilitas, atau orang sakit didatangi, surat suara dibawa dan dimasukkan ke kotak suara. Sisanya ada pelanggaran administrasi dan pidana," kata Rahmat.


Tonton juga video BPN Laporkan Dugaan Kecurangan Pemilu di Luar Negeri:

[Gambas:Video 20detik]


(aik/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed