DetikNews
Jumat 17 Mei 2019, 22:49 WIB

PPLN Tepis BPN soal Dugaan Kecurangan Pemungutan Suara di Vatikan

Haris Fadhil - detikNews
PPLN Tepis BPN soal Dugaan Kecurangan Pemungutan Suara di Vatikan Ilustrasi (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta - Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Vatikan menepis adanya dugaan kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif seperti yang dilaporkan BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ke Bawaslu. Menurut PPLN, proses pemungutan hingga penghitungan suara di Vatikan berjalan lancar.

"Secara umum, persiapan dan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara oleh PPLN Vatikan telah berjalan lancar, kondusif, dan sesuai aturan. Kebetulan pada saat pemungutan dan penghitungan suara, ada 1 orang saksi mewakili Partai Golkar yang ikut memantau jalannya pemilu. Di akhir pemungutan dan penghitungan suara, saksi tersebut telah menyatakan tidak ada keberatan dan turut menandatangani dokumen-dokumen pemungutan dan penghitungan suara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata PPLN Vatikan, Ferdien, dalam keterangan tertulis, Jumat (17/5/2019).



Dia mengatakan pemilih di sana juga tak ada yang menyampaikan keberatan. Para WNI di Vatikan, disebutnya, merasa senang karena bisa berpartisipasi dalam Pemilu 2019.

"Dari sisi pemilih, tidak ada keberatan yang disampaikan dalam pemungutan dan penghitungan suara serta mereka merasa senang karena dapat berpartisipasi dalam pemilu kali ini. Baik panitia, saksi, maupun pemilih tidak menemukan adanya kecurangan dalam proses pemungutan dan penghitungan suara," ucapnya.

Selain itu, dia mengatakan KPU bersama Pokja Pemilu Luar Negeri serta para saksi dari paslon capres-cawapres dan partai politik peserta pemilu sudah mengadakan verifikasi dan hasil penghitungan suara seluruh PPLN. Menurutnya, hasil pemungutan di PPLN Vatikan dinyatakan sah oleh para pihak yang hadir.

"Minggu lalu, KPU bersama dengan Kelompok Kerja Pemilu Luar Negeri (Pokja PLN) dan para saksi dari kedua paslon presiden dan partai-partai telah mengadakan verifikasi hasil penghitungan suara untuk seluruh PPLN, termasuk PPLN Vatikan. Dan PPLN Vatikan telah dinyatakan sah penghitungan suaranya oleh KPU, Pokja PLN, dan para saksi dari kedua paslon dan partai-partai tersebut," jelasnya.



Sebelumnya, Sekretaris BPN Prabowo-Sandiaga, Hanafi Rais, melaporkan dugaan kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) penyelenggaraan pemilu di luar negeri ke Bawaslu. Hanafi menilai ada kecurangan yang terstruktur di luar negeri, misalnya Malaysia dan Sydney.

"Terkait dengan banyaknya pelanggaran yang TSM (terstruktur, sistematis, dan masif), terutama yang terjadi di luar negeri. Di Malaysia, di Hong Kong, di Sydney, di Saudi, di Vatikan, di beberapa negara lain yang memang berdasarkan temuan-temuan itu sifatnya memang bisa terkategorisasi TSM sehingga kita collect semua laporan tersebut dan hari ini kita laporkan," kata Hanafi di Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (17/5).
(haf/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed