detikNews
Jumat 17 Mei 2019, 07:45 WIB

RI akan Terus Dorong Timor Leste Jadi Anggota ASEAN

Zakia Liland - detikNews
RI akan Terus Dorong Timor Leste Jadi Anggota ASEAN Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir (Foto: Zakia Liland/detikcom)
Jakarta - Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Timor Leste Dionisio da Costa Babo Soares. Salah satu yang dibahas yakni Timor Leste yang ingin jadi anggota Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

"(Akan membahas) Terkait dengan aplikasi Timor Leste untuk menjadi anggota ASEAN. Timor Leste sendiri mengajukan untuk menjadi anggota ASEAN pada tahun 2011 dan prosesnya masih terus berlangsung. Indonesia merupakan salah satu negara utama yang mendukung keanggotaan Timor Leste sebagai anggota ASEAN," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir di kantornya, Jl Taman Pejambon, Jakarta, Kamis (16/5/2019).


Tata, sapaan akrabnya, mengatakan Indonesia tak hanya memberi dukungan politik agar Timor Leste masuk ASEAN. Indonesia juga akan membantu Timor Leste dalam capacity building.

Tata mengatakan Indonesia kukuh mendorong Timor Leste untuk jadi anggota ASEAN demi kekuatan ASEAN sendiri. Selain itu, upaya ini juga sejalan dengan para penggagas ASEAN.

"Sita melihatnya bahwa keanggotaan itu akan setidaknya melengkapi seluruh negara Asia Tenggara ke dalam organisasi ASEAN. Kalau kita bicara ASEAN. Ada satu negara yang bagian Asia Tenggara tapi belum jadi bagian dari organisasi ASEAN. Ini merupakan salah satu upaya realisasi visi founding fathers ASEAN dimana seluruh negara Asia Tenggara tergabung dalam organisasi ASEAN," kata dia.


Selain soal ASEAN, Indonesia-Timor Leste juga akan membahas kerja sama ekonomi. Tata mengatakan hampir 30% kebutuhan Timor Leste dipasok Indonesia.

"Beberapa produk ekspor ke Timor Leste kendaraan motor baik sepeda motor maupun mobil, palm oil, perabotan rumah tangga, barang elektronik dan dan di sini juga adalah makanan dan minuman. Satu area yang masih bisa dikembangkan terus adalah area perdagangan di perbatasan. Ini juga sektor yang ingin kedua negara kembangkan," kata dia.

"Investasi Indonesia di Timor Leste cukup besar, tercatat sampai dengan tahun 2018 terdapat 595 juta investasi Indonesia di Timor Leste. Itu yang meliputi baik di bidang perbankan maupun di oil and gas dan juga produk minuman. Di situ juga ada beberapa bergerak di bidang infrastruktur dan keuangan," sambungnya.
(jbr/aud)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed