detikNews
Kamis 16 Mei 2019, 17:56 WIB

Poyuono Minta Prabowo-Sandi Juga Tolak Hasil Pileg, Ini Respons PKS

Tsarina Maharani - detikNews
Poyuono Minta Prabowo-Sandi Juga Tolak Hasil Pileg, Ini Respons PKS Mardani Ali Sera (Nur Azizah Rizki Astuti-detikcom)
Jakarta - Waketum Gerindra Arief Poyuono meminta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno juga menolak hasil penghitungan suara Pileg 2019. PKS, salah satu partai pengusung Prabowo-Sandi, menjawab permintaan Arief.

"PKS akan membersamai Koalisi Adil Makmur. Keputusan apa pun akan dimusyawarahkan bersama," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Kamis (16/5/2019).



Mardani menyatakan segala keputusan harus melalui musyawarah mufakat. Ia pun menegaskan keputusan itu harus sesuai dengan asas demokrasi dan hukum.

"Tapi prinsip kita bekerja di koridor demokrasi dan berbasis konstitusi menjadi pegangan utama," ujar dia.

Ia sendiri menyebut PKS terus mengawal penghitungan suara pileg. Mardani mengatakan saksi PKS selalu hadir di setiap jenjang penghitungan suara.

"Kita kawal pileg dengan baik. Saksi kita lengkap dan C1 PKS rapi. Sejak TPS hingga KPU pusat," tegas Mardani, yang kembali lolos ke Senayan via dapil Jakarta I.

Sebelumnya, Waketum Gerindra Arief Poyuono meminta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menolak hasil Pemilu 2019 yang sepaket dengan pileg. Menurut Poyuono, kecurangan terjadi bukan hanya di pilpres, tapi juga di pileg.

Ia mengklaim kecurangan itulah yang membuat partai-partai baru gagal masuk DPR karena hasilnya di bawah 4% sesuai dengan syarat parliamentary threshold atau ambang batas parlemen.

"Ya kita tolak dong kan kita udah tolak hasil Pilpres 2019, ya harus tolak pileg juga dong," kata Arief Poyuono kepada detikcom, Kamis (16/5).

Soal Gerindra yang menjadi 3 besar pemenang Pileg 2019, ia menyebut tak perlu ada perwakilan partainya di parlemen. Bukan hanya Gerindra, kata Poyuono, caleg dari partai-partai koalisi dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi juga tak perlu ada di DPR.

"Nggak perlu ada di parlemen dong. Bukan hanya caleg Gerindra ya, tapi caleg koalisi BPN," tegasnya.



Tonton juga video Seruan Poyuono Boikot Pajak, TKN: Jangan Kasih Gaji:

[Gambas:Video 20detik]




(tsa/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com