DetikNews
Kamis 16 Mei 2019, 14:18 WIB

Dicap Pengecut, BPN Prabowo Tantang TKN Bentuk Tim Pencari Fakta Kecurangan

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Dicap Pengecut, BPN Prabowo Tantang TKN Bentuk Tim Pencari Fakta Kecurangan Foto: Simposium Prabowo-Sandi (Dok. Prabowo-Sandi Media Center)
Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin mencap Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai pengecut sembari menantang mereka membuka data di Pleno KPU. BPN menantang balik TKN untuk membentuk tim pencari fakta kecurangan pemilu.

"Saya tantang balik Anda. Kalau Anda tidak pengecut, ayo dukung bikin tim pencari fakta kecurangan, dorong Pak Presiden terbitkan Keppres tim pencari fakta. Kami tunggu saudara Arya kalau Anda berani dan bernyali," kata jubir BPN, Andre Rosiade, kepada wartawan, Kamis (16/5/2019).


Adalah jubir TKN, Arya Sinulingga, yang menyebut kubu 02 pengecut. Andre tak terima BPN disebut pengecut. Dia membeberkan indikasi-indikasi kalau BPN tak bisa diberi cap pengecut.

"Saya sampaikan bahwa sampai saat ini saksi kami juga masih ada di rekapitulasi nasional KPU RI. Jadi kalau nggak tahu informasi jangan asbun. BPN ini banyak jenderal yang sudah membela kedaulatan NKRI dan mereka bukanlah pengecut seperti disampaikan Saudara Arya," katanya.


Sebelumnya diberitakan, TKN menantang BPN untuk membuka data C1 Plano di Komisi Pemilihan Umum (KPU). TKN menilai, jika BPN menolak tantangan itu, berarti BPN pengecut.

"Mereka pengecut, nggak berani adu data, 02 pengecut. Kalau berani datang dong adu data di Pleno KPU, berani nggak?" ujar Arya Sinulingga.


Prabowo Tolak Hasil Pemilu, Jokowi: Semua Ada Dasar Hukumnya:

[Gambas:Video 20detik]


(gbr/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed