DetikNews
Selasa 14 Mei 2019, 17:38 WIB

Disebut Punya Kapasitas Menteri Muda, Tsamara Ikuti Keputusan Jokowi

Arief Ikhsanudin - detikNews
Disebut Punya Kapasitas Menteri Muda, Tsamara Ikuti Keputusan Jokowi Ketua DPP PSI Tsamara Amany (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany disebut mumpuni sebagai calon menteri muda Joko Widodo (Jokowi) jika kembali jadi presiden. Tsamara tidak berpikir jauh sampai mendapat posisi menteri.

"PSI, kita tahu diri, kita sebagai parpol yang nggak tembus 4 persen (ambang batas parlemen), buat saya pribadi, kita selain mengantarkan Pak Jokowi untuk memenangkan pemilu," ucap Tsamara kepada wartawan di Rumah Pemenangan Jokowi-Ma'ruf, Jalan Cemara, Menteng Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).


Dia menyebut akan mendukung apa pun keputusan dari Jokowi, termasuk soal orang-orang dalam jajaran kabinet Jokowi.

"Saya dukung apa pun keputusan Pak Jokowi. Artinya, tugas saya hanya mengantarkan Pak Jokowi sampai Istana lagi. (Setelah Jokowi) sampai Istana, saya serahkan semua ke Pak Jokowi, siapa menterinya, siapa yang mau diangkat," ucap Tsamara.


Sampai saat ini, dia mengaku belum ada obrolan soal menteri di kabinet Jokowi. "Nggak ada penawaran masalahnya. Apa pun keputusan Pak Jokowi, saya dukung," ucap Tsamara.

Sebelumnya, PSI menyambut baik wacana kabinet Jokowi-Ma'ruf jika nantinya diisi oleh generasi muda atau kalangan milenial. PSI pun menilai Ketum Grace Natalie dan Tsamara memiliki kapasitas yang mumpuni untuk menjadi menteri dari kalangan milenial.


"Keduanya rekan berjuang yang hebat. Sama-sama masih muda dan punya kapasitas memimpin (leadership) yang mumpuni. Kalau bicara kapasitas, tentu ada, tapi seperti yang saya katakan tadi, PSI tahu dirilah. Kita nggak ingin merongrong Pak Jokowi, minta-minta jabatan. Biarlah Pak Jokowi yang memutuskan siapa anak muda yang paling dianggap kompeten untuk ada di kabinet," ujar juru bicara PSI Dara Nasution ketika dihubungi, Senin (13/5/2019) malam.

PSI menilai wacana itu berarti memberikan ruang dan kesempatan bagi generasi muda untuk terjun dalam dunia politik sehingga tidak ada lagi anggapan mustahil anak muda untuk menduduki kursi menteri.


"Saya mengapresiasi Pak Jokowi yang mempertimbangkan anak muda sebagai salah satu menteri di kabinet beliau. Selama ini kan anak muda cenderung terpinggirkan dalam ruang politik Indonesia karena dianggap kurang kompeten, (anggapannya) masih anak kemarin sore. Rencana Pak Jokowi memberi ruang anak muda adalah kemajuan besar. Ini akan jadi contoh bagi jutaan anak muda Indonesia bahwa jadi menteri di usia muda itu tidak mustahil," ucapnya.


Simak Juga 'BPIP Minta Jokowi Bentuk Kabinet Zaken':

[Gambas:Video 20detik]


(aik/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed