detikNews
Selasa 04 Oktober 2005, 15:24 WIB

Judi, Ketua DPRD & Ketua PDIP Sukoharjo Diancam 4 Tahun

- detikNews
Sukoharjo - Sungguh tragis, wakil rakyat yang terhormat diadili gara-gara judi. Sidang pertama kasus perjudian dengan empat terdakwa yakni Ketua DPRD Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Ketua DPC PDIP Sukoharjo Parjino, kader PDIP Parwanto dan anggota Polri Abripka Mulyadi digelar di Pengadilan Negeri Solo, Selasa (4\/10\/2005). Jaksa mengancam mereka hukuman empat tahun penjara.Seperti diberitakan sebelumnya, pada 12 Agustus 2005 dinihari keempat terdakwa ditangkap polisi saat berjudi di kamar 210 Indah Palace, sebuah hotel di Kota Solo. Enam orang lainnya yaitu para kader PDIP Sukoharjo yang beberapa di antaranya anggota DPRD Sukoharjo yang juga berada di kamar hotel tersebut, dilepas oleh polisi karena tidak terbukti melakukan perjudian.Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ponco Hartanto mendakwa keempat orang tersebut telah bersama-sama melakukan tindakan melawan hukum dengan melakukan tindak perjudian. Keempatnya didakwa melanggar pasal 303 ayat (3) jo Pasal 55 ayat (1) KUHP dengan ancaman penjara selama empat tahun.Seusai dakwaan JPU, sidang dilanjutkan mendengar keterangan saksi-saksi di antaranya tiga anggota polisi dari Polsek Serengan, Solo, yang melakukan penangkapan dan tiga orang tiga orang kader PDIP yang juga berada di dalam kamar 210 hotel Indah Palace saat penangkapan dilakukan.Para saksi dari PDIP mengatakan, niat semula menyewa kamar adalah untuk melakukan konsolidasi partai menjelang Konfercab dan Konferda PDIP. Menurut salah seorang saksi, keberadaan Abripka Mulyadi -- anggota Polres Mojolaban, Sukoharjo -- di kamar itu bukan sebagai pengurus atau kader partai tetapi karena ikatan emosional yang telah terjaga cukup baik selamaini.Namun menjelang tengah malam, menurut para saksi, Wardoyo menyuruh salah seorang dari mereka untuk membeli kartu remi dan selanjutnya Wardoyo bersama tiga tersangka lainnya melakukan perjudian dengan taruhan Rp 5 ribu tiap putaran hingga kamar yang mereka sewa digerebek oleh polisi.Sidang yang dipimpin Ketua PN Solo, Suroso SH, akan dilanjutkan Selasa pekan depan untuk mendengarkan keterangan para saksi lainnya. Sedangkan keempatterdakwa kembali dibawa ke rutan Kelas I Solo dengan status tahanan titipan Kejaksaan. Seusai sidang keempat terdakwa enggan dimintai komentar olehwartawan terkait kasus yang menimpa mereka.Ruang Sidang II PN Solo, tempat sidang digelar, penuh oleh simpatisan PDIP dari Sukoharjo mengingat dua dari empat terdakwa adalah pimpinan mereka. Selain itu terlihat pula belasan anggota DPRD Sukoharjo dari berbagai fraksi datang menyaksikan sidang dengan berseragam harian lengkap dengan pin DPRD tersemat di dada mereka. Dua di antaranya tampil sebagai saksi.


(nrl/)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed