DetikNews
Selasa 14 Mei 2019, 13:05 WIB

Cerita Ratna Sarumpaet Kaget Foto Wajah Lebamnya Viral di Medsos

Zunita Putri - detikNews
Cerita Ratna Sarumpaet Kaget Foto Wajah Lebamnya Viral di Medsos Ratna Sarumpaet (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Ratna Sarumpaet mengaku tidak tahu swafoto wajahnya seusai operasi wajah viral di media sosial (medsos). Pun soal siapa yang menyebar foto itu di medsos, Ratna mengaku tidak tahu.

Namun Ratna menceritakan pertama kali memberikan foto dirinya itu kepada stafnya bernama Rubangi. Selain foto, Ratna membumbui cerita bohong kepada Rubangi bahwa lebam di wajahnya seperti dalam foto itu karena dipukuli orang tidak dikenal.

Wajah lebam Ratna itu diakui hasil dari operasi wajah yang dilakukannya di Rumah Sakit Khusus Bedah Bina Estetika. Ratna berada di rumah sakit itu pada 21-24 September 2018.




Setelah dari rumah sakit itu, Ratna mengaku menemui Prabowo Subianto di Nusantara Polo Club (NPC), Jagorawi Golf Club, Bogor, Jawa Barat. Namun Ratna tidak menceritakan apakah perjalanannya menemui Prabowo itu di hari yang sama dirinya keluar dari rumah sakit atau setelahnya.

"Dari rumah sakit sebenarnya saya nggak pernah lihat medsos. Tapi setelah staf saya bilang itu (swafoto wajah lebamnya) sudah masuk medsos. Itu di mobil, perjalanan ke Polo (Nusantara Polo Club) saya lihat dan saya shocked," ujar Ratna saat menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa dalam persidangan di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019).

"Ya saya shocked karena saya nggak pernah berikan foto itu ke siapa-siapa dan nggak ada yang meminta izin ke saya, tapi saya tahu foto itu sudah di-like sekian ribu orang. Saya shocked," imbuh Ratna.

Setiba di NPC, Ratna mengaku tidak banyak bicara. Dia melihat sejumlah tokoh politik pendukung Prabowo dalam Pemilu 2019, seperti Amien Rais dan Said Iqbal.




"Ke Prabowo, Saudara cerita nggak?" tanya ketua majelis hakim Joni.

"Pak Prabowo, begitu datang, dia seolah sudah tahu semua, nggak tanyakan itu karena mungkin dia sudah tahu," jawab Ratna.

Dalam persidangan ini, Ratna didakwa membuat keonaran lewat hoax penganiayaan. Ratna disebut menyebarkan hoax kepada sejumlah orang lewat pesan WhatsApp, termasuk mengirimkan gambar wajah lebam dan bengkak yang diklaim akibat penganiayaan.
(zap/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed