detikNews
Jumat 10 Mei 2019, 13:31 WIB

Ombudsman ke PLN: Aceh Selalu Jadi Korban Pemadaman!

Tim detikcom - detikNews
Ombudsman ke PLN: Aceh Selalu Jadi Korban Pemadaman! ilustrasi (Rengga Sancaya/detikcom)
Banda Aceh - Listrik di Aceh masih mengalami nyala-padam alias byarpet. Ombudsman meminta Pemerintah Aceh dan PLN mencari solusi agar listrik tidak lagi menggunakan sistem interkoneksi dengan Sumatera Utara (Sumut).

"Inilah (menurut) saya tidak begitu pas dengan sistem interkoneksi. Aceh selalu jadi korban pemadaman, jika ada masalah di Belawan, Sumut," kata Kepala Ombudsman Aceh Taqwaddin dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (10/5/2019).

Menurutnya, interkoneksi listrik di Aceh sebaiknya hanya untuk Tanah Rencong. Jika ada permasalahan gardu di Sumut, Aceh tidak lagi ikut padam.



"Percuma saja Otonomi Khusus (Otsus) jika listrik saja masih berkoneksi pada Sumut. Ini masalah kebijakan, bukan hanya soal teknis, sehingga sepatutnya Gubernur Aceh menaruh perhatian terhadap masalah ini," jelas Taqwaddin.

"Jangan mentang-mentang pendopo (rumah dinas gubernur) tidak pernah mati listrik, beliau tidak peduli dengan ribuan rumah yang kegelapan akibat pemadaman bergilir," beber Taqwaddin.

Pemadaman listrik bergilir di Aceh terjadi pada Kamis (9/5) kemarin. Listrik padam di sebagian Serambi Mekah sejak pukul 03.00 WIB hingga pagi hari. Pada sore hingga malam, listrik kembali byarpet.

"Intinya, kita berharap sudah cukup beberapa hari ini saja kejadian mati lampu ini, jangan berulang kembali. Pemerintah Aceh harus memikirkan bagaimana supaya kita terlepas dari interkoneksi dengan Sumut, supaya tidak ketergantungan," beber Taqwaddin.



Seperti diketahui, pemadaman listrik di Aceh terjadi sejak pukul 02.45 dini hari akibat gangguan peralatan pada gardu induk Belawan, Sumatera Utara.

"Hal ini mengakibatkan Manual Load Shedding (MLS) pada sistem kelistrikan Sumatera bagian utara dan sampai saat ini PLTU Nagan Raya Unit 1 & 2 belum dapat beroperasi," kata Manajer Komunikasi PLN UIW Aceh T. Bahrul Halid saat dimintai konfirmasi wartawan, Kamis (9/5) malam.

Menurutnya, dampak belum beroperasinya PLTU Nagan Raya adalah terjadi penyalaan bergilir pada subsistem Aceh. PLN, sebutnya, terpaksa melakukan penyalaan bergilir di daerah Lhokseumawe, Bireuen, Pidie, Pidie Jaya, Takengon, Bener Meriah, Banda Aceh, Meulaboh, Nagan Raya, Blangpidie, dan sekitarnya.
(rvk/agse)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com