detikNews
Kamis 09 Mei 2019, 17:40 WIB

Cemburu, Suami di Bali Tusuk Wanita Diduga Pacar Istrinya

Aditya Mardiastuti - detikNews
Cemburu, Suami di Bali Tusuk Wanita Diduga Pacar Istrinya Foto: Kanit Reskrim Polsek Sukawati, Iptu Gusti Ngurah Jaya Winangun menggelar rilis kasus. (Istimewa)
Denpasar - I Gede Suartama (29) menusuk Ni Kadek Cariadi (37) bertubi-tubi karena cemburu. Suartama menduga Kadek punya hubungan khusus dengan istrinya, Ni Luh Yudani (24).

Peristiwa nahas itu terjadi di Pudak Arum, Sukawati, Gianyar, Bali, Rabu (8/5) pukul 20.30 Wita. Suartama dan Ni Luh merupakan pasangan suami istri yang sudah menikah selama dua tahun dan dikaruniai seorang anak.

"Ini kan pasangan suami istri yang pisah ranjang, suaminya tinggal di Sanur, Denpasar, istrinya tinggal di Batubulan, Gianyar. Ada percekcokanlah mereka, selama dua minggu komunikasi nggak bisa, diajak berhubungan nggak mau, akhirnya diintai ternyata dia (istri) punya pacar, yang mana pacarnya adalah perempuan itu. Itu pengakuan suaminya," kata Kanit Reskrim Polsek Sukawati, Iptu Gusti Ngurah Jaya Winangun ketika dimintai konfirmasi via telepon, Kamis (9/5/2019).


Mulanya pelaku sempat membuntuti Kadek. Suartama emosi karena Kadek menuju rumah istrinya di Batubulan.

"Ternyata kemarin itu dibuntutilah yang korban ini menuju ke rumahnya istrinya di Batubulan. Itu informasi dari suaminya pacar masuk ke dalam terus kunci pintu, ternyata pada saat kunci pintu istrinya bilang 'halo sayang' gitu," ujar Winangun.

Terbakar api cemburu, Suartama yang sudah membawa pisau langsung menggedor pintu rumah istrinya itu dan langsung menusuk korban. Saat ini Kadek masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Akhirnya digedor pintunya, dibuka langsung ditusuk dengan pisau yang dibawa oleh dia pelaku. Korban (Kadek) luka di leher, pinggul, tangan, pinggang kalau nggak salah, empat tusukan, sekarang masih kritis," jelasnya.


Tak berhenti di situ, dia juga memukuli istrinya bertubi-tubi karena emosi. Akibatnya, baik Kadek maupun Ni Luh masih terbaring di rumah sakit.

"Belum bisa kita wawancara, masih luka-luka di rumah sakit. Istri luka di kepala, ditonjok. Sempat mau ditusuk akhirnya dipegang, lepas pisaunya, dihantam bertubi-tubi," ucap Winangun.

Aksi Suartama pun ketahuan karena warga melapor ada ribut-ribut di rumah tersebut. Akhirnya, Suartama dibekuk tak jauh dari TKP.

"Kemarin kita tangkap pelakunya di Batubulan, malam hari. Ya dapat laporan warga bahwa di situ ada keributan dapatlah ternyata ada penusukan," terangnya.

Akibat perbuatannya, Suartama dijerat dengan Pasal 351 (2) KUHP tentang Penganiayaan dengan luka berat. Suartama terancam hukuman 7 tahun bui.
(ams/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com