DetikNews
Kamis 09 Mei 2019, 16:59 WIB

Usai Diperiksa KPK, Wali Kota Tasikmalaya Tersangka Suap Tak Ditahan

Haris Fadhil - detikNews
Usai Diperiksa KPK, Wali Kota Tasikmalaya Tersangka Suap Tak Ditahan Wali Kota Tasikamalaya Budi Budiman setelah diperiksa KPK. (Haris Fadhil/detikcom)
Jakarta - Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman diperiksa KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap eks pejabat Kemenkeu Yaya Purnomo. Dia tak ditahan setelah diperiksa KPK.

Budi keluar dari gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019) pada pukul 16.43 WIB. Dia enggan menjawab pertanyaan terkait pemeriksaannya.

"Tanya penyidik saja," ucap Budi.

KPK sendiri mengatakan dalam pemeriksaan ini disampaikan informasi umum soal hak Budi sebagai tersangka. KPK juga mengklarifikasi sejumlah informasi awal kepada Budi.




"Sebagai pemeriksaan awal tentu dilakukan dulu informasi umum tentang hak-hak tersangka dan diklarifikasi informasi awal," ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah.

Budi ditetapkan KPK sebagai tersangka karena diduga memberi suap terkait pengajuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tasikmalaya. Total dugaan suap yang diberikan berjumlah Rp 400 juta.

"Tersangka diduga memberi uang total sebesar Rp 400 juta terkait dengan pengurusan DAK (Dana Alokasi Khusus) untuk Kota Tasikmalaya tahun anggaran 2018 kepada Yaya Purnomo dan kawan-kawan," ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (25/4).

Budi disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU Tipikor juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP. Budi merupakan tersangka ke-7 dalam pusaran kasus dugaan suap terkait pengurusan DAK ini.
(haf/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed