detikNews
Kamis 09 Mei 2019, 13:01 WIB

Diperiksa Polisi, Pelapor Beberkan Kejanggalan Akun IG Erin Taulany Di-hack

Farih Maulana - detikNews
Diperiksa Polisi, Pelapor Beberkan Kejanggalan Akun IG Erin Taulany Di-hack Pelapor Erin Taulany (Farih Maulana/detikcom)
Jakarta - Penyidik Polres Jakarta Selatan memeriksa pelapor Erin Taulany, Deasy Ambar Sari, terkait kasus dugaan ujaran kebencian lewat Instagram terhadap capres Prabowo Subianto. Deasy membeberkan sejumlah bukti kejanggalan terkait pengakuan Erin yang menyebut akun Instagram-nya di-hack.

"Terhadap hal ini muncul suatu pemberitaan-pemberitaan bahwa Saudari Erin Taulany mengatakan akun Instagram-nya di-hack oleh orang dan udah membuat laporan di Polda Metro Jaya. Jadi saya selaku kuasa hukum masih ingin menelusuri lebih dalam lagi. Ini akan saya beberkan fakta-fakta bener nggak dia di-hack atau tidak? Karena kalau memang benar di-hack ada beberapa kejanggalan yang sangat sistematis di dalam akun Instagram-nya tersebut," kata pengacara Deasy, Pitra Romadoni Nasution, di sela-sela pemeriksaan di Polres Jaksel, Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jaksel, Kamis (9/5/2019).



Salah satu bukti kejanggalan yang diungkap Pitra adalah perbedaan keterangan terkait waktu Instagram Erin Taulany di-hack. Pitra menilai istri artis Andre Taulany itu tidak konsisten.

"Di media saya lihat bahwa sejak tanggal 20 April itu tidak bisa digunakan lagi akun dia. Terus satu lagi keterangannya tanggal 19 dia tidak bisa gunakan. Mana yang benar? Ada perbedaan pendapat yang berbeda. Sehingga menimbulkan suatu pertanyaan, apakah tanggal 20 April atau 19? Jadi di sini terjadi ketidakkonsistenan dari pernyataan beliau. Ini bisa dicek, mereka ada konferensi pers mereka mengatakan bahwa sejak tanggal 19 dan sejak tanggal 20. Jadi ini yang perlu dipertanyakan," ujar dia.



Kejanggalan lain yang disoroti Pitra adalah akun Instagram Erin Taulany masih bisa update fitur Instastory setelah akun tersebut dibajak. Menurut Pitra, jika akun Instagram itu benar dibajak, Erin seharusnya tidak bisa mengunggah apa pun.

"Di sini kalau berbicara sejak tanggal 20 April di-hack. Ini tanggal 20 April masih bisa (update Instastory) makan-makan, nah ini siapa? Ini kan anaknya. Saya minta polisi hari ini penyidik memanggil Saudara Lima Karisma. Ini kan 'Thank you Mima Karisma recommended-nya'. Ini tanggal 20, kalau emang nggak bisa dibuka kok tanggal 20 masih bisa (update) makan-makan. Ini akan kita bongkar, makannya kalau itu tidak terbukti di-hack, berarti memberikan keterangan palsu pasal 317, 220 bisa saya laporkan balik atas keterangan palsu," imbuh Pitra.



Selain itu, Pitra menyoroti kejanggalan lain, yaitu kolom komentar Instagram Erin yang ditutup setelah dirinya ramai diperbincangkan masyarakat. Dia pun meminta polisi membongkar kejanggalan-kejanggalan itu.

"Kolom komentarnya ditutup, masa orang hacker menutup kolom komentar. Inilah kejanggalan-kejanggalan tadi. Makanya kita minta polisi, karena memang polda kemarin saya lihat stagnan setop di sana, makanya kita ke Polres Jakarta Selatan, biar orang polres yang bongkar apakah benar di-hack atau tidak," ucapnya.



Dalam pemeriksaan kali ini, Deasy membawa sejumlah barang bukti yang diserahkan kepada penyidik yaitu video dan berkas-berkas. Pemeriksaan saat ini masih berlangsung.

Sebelumnya, Komunitas Emak-emak Online Pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Kemon PAS) melaporkan istri komedian Andre Taulany, Erin, ke Polres Jakarta Selatan. Erin dituduh melakukan ujaran kebencian lewat Instagram-nya yang menghina Prabowo.

"Terlapor ini antara lain yaitu Saudara Erin Taulany yang secara terang-terangan di akun Instagram-nya telah menghina pemimpin para pendukung 02 dan tidak sepantasnya Saudara Erin Taulany menyatakan bahwasanya Prabowo itu semakin gila," kata pengacara pelapor Deasy Ambar Sari, Pitra Romadoni Nasution, di Mapolres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (22/4/2019).

Laporan Komunitas Emak-emak Online Pendukung Prabowo ini teregister dengan nomor LP/849/IV/2019/Res.Jaksel. Perkara yang dilaporkan yaitu tindak pidana ujaran kebencian sebagaimana tertuang dalam Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 27 ayat (3) UU ITE 3 UU ITE, 310/311 KUHP, 207 KUHP, 156 KUHP, pasal 16 UU No 40/16.

Diketahui, akun medsos Erin melepaskan posting-an yang dianggap menghina Prabowo. Erin Taulany kemudian dilaporkan ke polisi oleh M Firdaus Oiwobo, yang juga Ketua Ormas Relawan Militan Prabowo.

Terkait hal tersebut, Andre Taulany mendatangi gedung Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Dalam pertemuan dengan polisi, Andre menyatakan akun media sosial milik istrinya, Erin, di-hack oleh orang lain.


Simak Juga "Andre Taulany Terancam Dipolisikan Jika Akun Instagram Istri Tak Diretas":

[Gambas:Video 20detik]


(knv/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com