DetikNews
Rabu 08 Mei 2019, 13:40 WIB

Ucapan Terima Kasih Bupati Neneng Usai Dituntut 7,5 Tahun Bui

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Ucapan Terima Kasih Bupati Neneng Usai Dituntut 7,5 Tahun Bui Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Bandung - Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin tidak banyak berkomentar tentang tuntutan hukuman yang disampaikan jaksa KPK padanya. Neneng hanya menyampaikan ucapan terima kasih atas tuntutan 7,5 tahun penjara tersebut.

"Makasih ya. Mohon maaf," ujar Neneng usai menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (8/5/2019).
Berkaitan dengan pleidoi atau nota pembelaan pun, Neneng memberikan jawaban serupa. Dia terus berjalan menuju ke mobil tahanan sembari terus tersenyum.

"Makasih, sorry ya," kata Neneng.

Sedangkan salah seorang pengacara Neneng, Luhut Sagala, menyebut tuntutan itu berat. Sebab, dia menyebut kondisi Neneng yang baru melahirkan anak keempat.

"Kalau 7 tahun 6 bulan bagi Bu Neneng sendiri, bagi ibu yang baru melahirkan itu cukup berat. Harapan kita majelis mempertimbangkan kejujuran bu Neneng dalam perkara ini," ucap Luhut.

"Kita harus melihat bahwa bu Neneng itu selama persidangan bahkan mulai dari penyidikan sudah sangat jujur. Karena suap Rp 10 miliar terkait IPPT (Izin Peruntukan Penggunaan Tanah) kalau bu Neneng tidak jujur, penyidik tidak tahu. Karena yang diketahui penyidik itu hanya suap yang terkait RDTR (Rencana Detail Tata Ruang)," imbuh Luhut.

Neneng sebelumnya dituntut pidana penjara selama 7 tahun 6 bulan dan denda Rp 250 juta subsider 4 bulan kurungan. Neneng diyakini jaksa bersalah menerima suap terkait perizinan proyek Meikarta.

Jaksa meyakini Neneng menerima suap sebesar Rp 10,630 miliar dan SGD 90 ribu. Sejauh ini jaksa menyebut Neneng sudah mengembalikan Rp 10,331 miliar dan SGD 90 ribu, sehingga jaksa meminta Neneng turut dijatuhi hukuman tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebesar Rp 318 juta.




Selain itu, ada 4 anak buah Neneng yang juga dituntut dalam perkara ini, yaitu Jamaludin (Kepala Dinas PUPR Pemkab Bekasi), Dewi Tisnawati (Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu/PMPTSP Pemkab Bekasi), Sahat Maju Banjarnahor (Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi), dan Neneng Rahmi Nurlaili (Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Pemkab Bekasi). Keempatnya dituntut hukum 6 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan.

Uang suap yang diyakini diterima Neneng dan 4 anak buahnya itu disebut jaksa berasal dari 4 terdakwa sebelumnya yang telah divonis, yaitu Billy Sindoro, Henry Jasmen P Sihotang, Fitradjaja Purnama, dan Taryudi. Mereka telah divonis bersalah memberikan suap ke Bupati Neneng cs.



Tonton juga video saat Aher dan Deddy Mizwar Jadi Saksi Sidang Suap Meikarta:

[Gambas:Video 20detik]


(dir/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed