DetikNews
Rabu 08 Mei 2019, 13:34 WIB

Sidang Suap Izin Meikarta

Sekda Jabar Kembali Disebut Terima Duit di Tuntutan Bupati Bekasi

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Sekda Jabar Kembali Disebut Terima Duit di Tuntutan Bupati Bekasi Sekda Jabar Iwa Karniwa seusai menjalani pemeriksaan di KPK pada November 2018 (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Bandung - Nama Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa kembali disebut menerima Rp 1 miliar dalam pusaran perkara suap terkait perizinan proyek Meikarta. Kali ini, nama Iwa disebut dalam surat tuntutan terhadap Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin Cs.

Jaksa KPK menyebut pemberian uang Rp 1 miliar untuk Iwa itu terkait pengurusan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi. Pengurusan itu diperlukan untuk pembangunan Meikarta.




"Sekitar bulan Desember 2017, terdakwa Neneng Rahmi Nurlaili (Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Pemkab Bekasi) bersama Henry Lincoln (Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Bekasi) setelah menerima uang dari PT Lippo Cikarang Tbk, selanjutnya uang diberikan kepada Iwa Karniwa selaku Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat," ucap jaksa KPK saat membacakan tuntutan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (8/5/2019).

Pemberian itu disebut jaksa melalui anggota DPRD Provinsi Jabar Waras Wasisto dan anggota DPRD Bekasi Soleman. Mengenai uang Rp 1 miliar untuk Iwa ini sempat menjadi pembahasan pelik dalam persidangan. Iwa yang pernah didatangkan dalam persidangan membantah sama sekali mengenai hal itu.

Sampai pada akhirnya majelis hakim meminta jaksa menghadirkan para saksi untuk dikonfrontasi dengan Iwa. Namun setelah dikonfrontasi Iwa tetap pada pendiriannya bahwa tidak pernah menerima uang apa pun.

Sebelumnya dalam persidangan itu, Bupati Neneng dituntut pidana penjara selama 7 tahun 6 bulan dan denda Rp 250 juta subsider 4 bulan kurungan. Neneng diyakini jaksa bersalah menerima suap terkait perizinan proyek Meikarta.




Selain itu, ada 4 anak buah Neneng yang juga dituntut dalam perkara ini yaitu Jamaludin (Kepala Dinas PUPR Pemkab Bekasi), Dewi Tisnawati (Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu/PMPTSP Pemkab Bekasi), Sahat Maju Banjarnahor (Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi), dan Neneng Rahmi Nurlaili (Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Pemkab Bekasi). Keempatnya dituntut hukum 6 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan.

Uang suap yang diyakini diterima Neneng dan 4 anak buahnya itu disebut jaksa berasal dari 4 terdakwa sebelumnya yang telah divonis yaitu Billy Sindoro, Henry Jasmen P Sihotang, Fitradjaja Purnama, dan Taryudi. Mereka telah divonis bersalah memberikan suap ke Bupati Neneng Cs.



Tonton juga video saat Aher dan Deddy Mizwar Jadi Saksi Sidang Suap Meikarta:

[Gambas:Video 20detik]


(dir/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed