DetikNews
Rabu 08 Mei 2019, 01:15 WIB

Jokowi Menang di Surabaya, Saksi Prabowo Tolak Teken Hasil Rekapitulasi

Amir Baihaqi - detikNews
Jokowi Menang di Surabaya, Saksi Prabowo Tolak Teken Hasil Rekapitulasi KPU Surabaya saat rekapitulasi suara. (Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya - KPU Kota Surabaya telah merampungkan hasil rekapitulasi penghitungan suara pilpres. Pasangan 01 Jokowi-Ma'ruf Amin unggul dengan perolehan 1.124.966 suara. Sedangkan pasangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan 478.439 suara.

"Jumlah seluruh suara sah 1.603.405 suara. Suara tidak sah 31.907 suara. Jumlah seluruh suara sah dan suara tidak sah 1.635.312 suara," kata komisioner KPU Kota Surabaya Miftakul Gufron saat membacakan hasil rekapitulasi suara pilpres, Selasa (7/5/2019).



Menanggapi hasil rekapitulasi pilpres itu, saksi dari pasangan nomor urut 02 Gus Din mengatakan belum bisa mengomentari lebih lanjut hasil rekapitulasi penghitungan suara pilpres akhir KPU Kota Surabaya. Sebab, ia mengaku mempunyai hasil rekapitulasi sendiri.

"Saya tadi kan di Bawaslu, jadi nggak sempat lihat angka akhirnya. Jadi saya tidak bisa komentar panjang-lebar. Saya punya datanya dan saya mau cross-check juga dengan hasil rekap KPU Kota itu," ujar Gus Din kepada detikcom.

"Jadi saya belum bisa menyimpulkan. Makanya nanti begitu diprint, saya bisa baca dan bisa pelajari karena saya terus terang ada beberapa keberatan juga terkait masalah ini," lanjutnya.

Selama rekapitulasi, terang Gus Din, pihaknya mengaku menemukan beberapa indikasi kecurangan. Untuk itu, sesuai dengan instruksi BPN Prabowo-Sandiaga, pihaknya tidak akan membubuhkan tanda tangan hasil rekapitulasi dari KPU Kota Surabaya.

"Ya (ada) indikasi-indikasi yang menurut kami itu terkait kecurangan. Ada beberapa nanti saya berikan DP 2-nya ke KPU Kota. Dan instruksinya tetap sama, kita tidak boleh menandatangani apa pun yang dari KPU atau dari mana pun," terangnya.



Sementara itu, saksi dari pasangan urut 01 Khoirul mengungkapkan sangat puas terhadap hasil rekapitulasi penghitungan suara KPU. Ia juga menyebut proses penghitungan berlangsung fair dan tidak ada kendala berarti dari awal.

"Rekapitulasi Kota Surabaya sangat lancar, kondusif, dan sangat fair. Itu terbukti penghitungan awal sampai sekarang itu tidak ada persoalan yang sangat signifikan. Kalau ada pun hanya persoalan teknis kekurangan surat suara," beber Khoirul.

Atas keunggulan itu, Khoirul juga bangga atas capaian suara yang diraih pasangan Jokowi-Ma'ruf. Menurutnya, hal itu tidak lepas dari kerja keras semua pihak selama ini.

"Tentunya kami sebagai saksi paslon 01 sangat bangga. Dan ini tidak lepas dari kerja keras tim, partai pendukung, dan relawan yang tergabung di dalamnya untuk memenangkan bersama," tandas Khoirul.
(mae/mae)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed