detikNews
Senin 06 Mei 2019, 15:25 WIB

HNW Terima Parlemen Tiongkok, Bahas Investasi hingga Diplomatik

Nabila Nufianty Putri - detikNews
HNW Terima Parlemen Tiongkok, Bahas Investasi hingga Diplomatik Foto: Dok MPR
Jakarta -
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) menerima 9 tamu dari Tiongkok yang dipimpin oleh Lu Zhenhua. Delegasi tersebut merupakan anggota legislatif dan eksekutif Yibin Sichuan.
Kedatangan mereka disambut dengan terbuka oleh HNW, yang juga berharap kedatangan Lu Zhenhua bersama yang lain bukan kunjungan yang pertama.
"Semoga kunjungan ini bisa memberi rasa nyaman dan berkelanjutan," ujar HNW dalam keterangan tertulis, Senin (6/5/2019).
Kunjungan yang dilakukan tepat di hari pertama bulan puasa (6/5), yang bertempat di Ruang Kerja, Lt. 9, Gedung Nusantara III, Komplek MPR/DPR/DPD, Jakarta, oleh Wakil Ketua Badan Wakaf Pondok Pesantren Gontor itu, mengakui hubungan Indonesia-Tiongkok telah terjalin sejak ratusan tahun yang lalu. Untuk itu hubungan antarpemerintah, antarparlemen, dan antarmasyarakat perlu ditingkatkan dan menjadi lebih baik.
Menurut HNW, peran parlemen sangat penting untuk meningkatkan hubungan diplomatik antarbangsa.
"Dalam negara demokrasi, parlemen mempunyai peran penting dalam pembuatan kebijakan termasuk masalah urusan luar negeri. Untuk itu peran parlemen perlu kuat sehingga akan memudahkan urusan diplomasi antarbangsa," ucap pria asal Klaten, Jawa Tengah, itu.
Ia juga menyampaikan kepada mereka yang hadir, bahwa parlemen Indonesia sangat aktif dalam membangun kerja sama dengan parlemen-parlemen dunia. Indonesia tercatat menjadi anggota dari berbagai organisasi parlemen dunia. Sebagai bagian dari organisasi parlemen dunia, diakui parlemen Indonesia sering bertemu dan berkoordinasi dengan parlemen Tiongkok.
"Hubungan inilah yang menjadi modal besar bagi kedua negara untuk meningkatkan hubungan yang saling menguntungkan," kata HNW.
Dipaparkan, di Indonesia ada 3 lembaga parlemen yaitu MPR, DPR, dan DPD. Ia juga menyebutkan tugas MPR adalah mengamandemen, menetapkan, dan mensosialisasikan UUD. Keanggotaan MPR adalah gabungan anggota DPR dan DPD.
Lebih lanjut, DPR berisikan perwakilan dari partai politik sedang DPD perwakilan dari daerah. Sistem keparlemenan yang ada di Indonesia menurut HNW khas dan juga berbeda dengan negara lainnya.
Dalam perbincangan itu, HNW merasa senang mendapat penjelasan hal yang serupa. Berharap hubungan kedua negara berimbang dan saling menguntungkan. Untuk itu dirinya menyarankan agar Tiongkok memberi bebas visa kepada orang Indonesia sebab Indonesia telah memberi bebas visa kepada orang Tiongkok.
"Agar equal," imbuhnya.
HNW juga menyepakati investasi dari Tiongkok semakin meningkat namun dirinya meminta agar investasi yang ditanamkan mampu memberi kesejahteraan bagi rakyat Indonesia. Ia menegaskan agar pekerja yang datang dari negeri itu adalah pekerja professional. Untuk pekerja biasa atau kasar diserahkan kepada orang Indonesia saja.
"Ini penting agar bisa meningkatkan lapangan kerja dan mencegah orang Indonesia pergi keluar negeri," paparnya.
Dirinya juga senang mendengar di Sinchuan banyak umat Muslim. Ia berharap agar umat Muslim di Tiongkok bisa melaksanakan ibadah puasanya dengan baik.
"Ibadah puasa mengajarkan perbuatan mulia, persaudaraan, dan rendah hati," tuturnya.
Di sisi lain, Lu Zhenhua merasa senang mendapat sambutan yang ramah di MPR. Dirinya membenarkan apa yang dikatakan HNW bahwa hubungan kedua negara telah terjalin sejak lama.
"Sudah begitu banyak hubungan dijalin," ungkapnya.
Disebutkan, ratusan tahun yang lalu Laksamana Che Hong utusan resmi Tiongkok datang ke nusantara untuk menjalin perdamaian. Diakui oleh Tiongkok banyak peran Indonesia kepada negaranya.
Seperti peristiwa KAA yang terjadi di Bandung tahun 1955 merupakan peristiwa yang selalu dikenang oleh negeri tirai bambu itu. Negara asal panda itu mengakui Indonesia lebih dahulu merdeka dibanding Tiongkok, bahkan dalam masa itu diakui Indonesia banyak membantu.
"Sekarang Tiongkok banyak kemajuan meski demikian kami tak akan melupakan jasa Indonesia," ujarnya.
Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat, wisatawan dari Tiongkok banyak mengunjungi Indonesia bahkan direncanakan akan ada penerbangan langsung dari Sinchuan. Tidak hanya itu yang datang dari Tiongkok, Lu Zhenhua juga menyebutkan banyak investasi yang sudah dan akan ditanamkan di Indonesia.
"Kita perlu saling bahu membahu untuk mempererat hubungan kedua negara," harapnya.



(ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com