detikNews
2019/05/04 20:30:04 WIB

Round-Up

Candaan Berujung Khilaf, Andre Taulany Minta Maaf

Tim detikcom - detikNews
Halaman 1 dari 2
Candaan Berujung Khilaf, Andre Taulany Minta Maaf Foto: Andre Taulany datangi MUI (Palevi/detikcom)
Jakarta - Komedian Andre Taulany meminta maaf atas ucapan yang dinilai menghina Nabi Muhammad SAW. Andre mengaku khilaf.

Lawakan Andre yang dipersoalkan adalah saat Andre dan Sule menjadi host dalam sebuah acara televisi. Saat itu Andre dan Sule mewawancarai penyanyi Virzha. Video wawancara mereka kemudian viral di media sosial.

Dalam video itu, Sule awalnya bertanya kepada Virzha tentang alasan dirinya merambah bisnis parfum. Virzha mengaku mengagumi Nabi Muhammad SAW yang wanginya seperti 1.000 bunga.

Di sela-sela pembicaraan itu, Andre lalu melontarkan candaan. Candaan itulah yang kemudian dinilai sebagian orang menghina Rasulullah SAW.

"Aromanya 1.000 bunga? Itu badan apa kebon?" ujar Andre.


Lawakan Andre itu menjadi polemik. Andre pun hari ini menyambangi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dia bertemu Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Cholil Nafis.

"Alhamdulillah di kesempatan baik ini, saya bisa hadir ke tempat ini untuk bersilaturahmi bertemu dengan Bapak Kiai Haji Cholil untuk pertama-tama adalah untuk bersilaturahmi dan tentu saja ada maksud dari saya pribadi menyikapi permasalahan-permasalahan yang sedang terjadi terkait dengan diri saya," kata Andre di kantor pusat MUI, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/5/2019).

"Saya datang ke sini adalah untuk meminta maaf melalui MUI sebagai perwakilan umat Islam atas kekhilafan yang telah saya lakukan. Saya umat muslim, saya tentu cinta kepada Rasulullah SAW, di mana saya selalu menyebut-Nya di dalam ibadah saya, salat saya, selawat saya," ujar dia.

Andre meminta masyarakat membuka pintu maaf atas kesalahan-kesalahan yang ia perbuat. Andre menyatakan tidak mungkin dirinya menghina nabi.

"Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, apabila ada canda-candaan saya atau mungkin kata-kata saya yang secara tidak langsung menyakiti perasaan saudara-saudara semua, seluruh umat Islam, saya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas kekhilafan dan juga kelalaian saya yang tanpa saya sengaja," ujarnya.

"Naudzubillah min dzalik kalau saya sampai menghina nabi saya sendiri, nabi kita semua, Nabi Muhammad Rasulullah SAW," imbuhnya.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed