detikNews
Kamis 02 Mei 2019, 13:52 WIB

Dosen Pembuat Hoax 'Bom Surabaya Pengalihan Isu' Dituntut 1 Tahun Bui

Andi Saputra - detikNews
Dosen Pembuat Hoax Bom Surabaya Pengalihan Isu Dituntut 1 Tahun Bui Foto: Dosen USU Himmi diadili (antara)
Medan - Dosen Universitas Sumatera Utara (USU) Himma Dewiyana Lubis dituntut 1 tahun penjara. Ia dinilai jaksa terbukti menyebarkan hoaks 'bom Surabaya pengailhan isu'.

"Dituntut 1 tahun penjara," kata Kasipenkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian kepada wartawan, Kamis (2/5/2019).

Jaksa menilai Himma secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana 'setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)' sebagaimana dalam dakwaan Pertama melanggar Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45 A ayat (2) UU RI No 19 Tahun 2016 perubahan atas UURI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Terdakwa mengajukan keberatan," ujarnya.


Himma didakwa atas status di akun Facebook-nya yang mengomentari kasus bom Surabaya. Tanpa empati, ia malah menuding bom yang mematikan sedikitnya 25 orang itu sebagai pengalihan isu. Statusnya yaitu:

Skenario pengalihan yang sempurna
#2019GantiPresiden.


Saat ditangkap, Himma pingsan. Setelah siuman, ia menangis dan mengaku menyesali perbuatannya.

"Saya sangat menyesal, saya hanya mengkopi status orang lain dan menyebarkan kembali. Saya salah dan sangat menyesal," ujar Himma dengan menangis saat ditangkap aparat dari Polda Sumut.

Sidang akan dilanjutkan lagi pekan depan dengan agenda mengajukan replik.


(asp/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com