DetikNews
Rabu 01 Mei 2019, 23:05 WIB

BNPB: 30 Orang Meninggal dan 6 Orang Hilang Usai Banjir di Bengkulu

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
BNPB: 30 Orang Meninggal dan 6 Orang Hilang Usai Banjir di Bengkulu Foto: Banjir Bengkulu. (Dok BNPB)
Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan ada 30 orang meninggal dan 6 lainnya hilang usai banjir dan longsor di Bengkulu. Korban yang mengalami luka berat sebanyak dua orang dan dua orang lainnya mengalami luka ringan.

"Hingga kini pukul 16.00 WIB sejumlah 30 orang dinyatakan meninggal dunia dan 6 lainnya hilang. Korban meninggal dunia tertinggi teridentifikasi dari Kabupaten Bengkulu Tengah dengan jumlah 24 orang, sedangkan Kota Bengkulu 3 orang dan Kepahiang 3," kata kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (1/5/2019).

Sutopo mengatakan 617 orang yang masih mengungsi. Dia mengatakan BPBD Provinsi Bengkulu telah memberikan bantuan kepada para pengungsi.

"BPBD provinsi melaporkan pengungsian di Kecamatan Air Napal sejumlah 200 jiwa dan Kecamatan Bang Haji di Desa Genting dengan 417 jiwa. BPBD dan dinas terkait terus memberikan pelayanan pengungsi di kecamatan tersebut," jelas Sutopo.

Sutopo menjelaskan sejumlah bangunan pemukiman hingga sekolah rusak akibat banjir dan longsor. Tercatat setidaknya 554 unit rumah rusak berat akibat banjir tersebut.

"Banjir dan longsor juga mengakibatkan kerusakan di beberapa sektor seperti pemukiman, pendidikan, perikanan, peternakan, pertanian, perkebunan dan infrastruktur publik. Sementara ini, sejumlah 554 unit rumah rusak berat (RB), 160 rusak sedang (RS) dan 511 rusak ringan (RR)," terang Sutopo.


Warga juga mengalami kerugian karena rusaknya lahan pertanian dan matinya hewan ternak. Sekitar 3.000 hektar lahan pertanian milik warga rusak.

"Pada sektor peternakan sejumlah ternak mati seperti sapi, kerbau, kambing, domba, ayam dan itik dengan jumlah total 857 ekor. Wilayah paling terdampak untuk sektor peternakan berada di Bengkulu Utara dengan total ternak 320 ekor. Selain itu, sekitar 3.000 hektar lahan pertanian mengalami kerusakan. Rincian kerusakan lahan sebagai berikut sawah 2.648,06 ha, jagung 221,59 ha, kacang hijau tanah 8,25 ha, dan kacang hijau 3,25 ha. Sedangkan sektor perkebunan, sejumlah 775 batang sawit terdampak," papar Sutopo.

Total kerugian atas banjir dan longsor di Bengkulu mencapai Rp 144 miliar. Sutopo mengatakan masih ada kemungkinan jumlah kerugian terus bertambah.

"Kerugian senilai Rp 144 milyar. Namun jumlah akan terus bertambah karena perkiraan kerugian tersebut menggunakan data sementara. Mengingat luas banjir dan skala dampak yang ditimbulkan maka jumlah kerugian akan banyak bertambah," pungkas Sutopo.




(fdu/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed