DetikNews
Rabu 01 Mei 2019, 12:41 WIB

Gelar May Day di Tennis Indoor Senayan, Ini Alasan KSPI

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Gelar May Day di Tennis Indoor Senayan, Ini Alasan KSPI Foto: Presiden KSPI Said Iqbal (Azizah/detikcom)
Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) menggelar peringatan hari buruh di Tennis Indoor Senayan dan mengundang capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. KSPI menggelar acara itu dengan berbagai pertimbangan dan tujuan.

"KSPI menyelenggarakan May Day untuk wilayah Jabodetabek, hanya terpusat di kawasan Tennis Indoor. Kami tidak melakukan perayaan May Day di Patung Kuda Indosat maupun longmarch ke Istana dengan berbagai pertimbangan tentu kami menyelenggarakan ini di Tennis Indoor Senayan," kata Presiden KSPI Said Iqbal kepada wartawan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu (1/5/2019).



Said menyebut alasan banyaknya massa yang hadir menjadi salah satu alasan KSPI menggelar kegiatan itu di Tennis Indoor. Ia menyebut massa buruh akan memenuhi area dalam Tennis Indoor dan area luar gedung itu.

"Yang hadir di Lapangan Tennis Indoor Senayan ini dari sampai semalam diterima lebih dari 40 ribu, kawan media bisa lihat masuk mobil masih sulit, ini akan nanti penuh, di luar arena dan di dalam arena, hampir 40 ribu lebih yang menyatakan hadir se-Jabodetak dalam perayaan May Day di Tennis Indoor ini," ungkap Said.

Selain di Tennis Indoor, Said menyebut anggota buruh yang tergabung dalam KSPI juga menggelar aksi di berbagai daerah. Aksi itu untuk memperingati hari buruh yang jatuh pada hari ini.



Said mengatakan isu-isu berkaitan kesejahteraan buruh akan disampaikan dalam orasi-orasi pada kegiatan ini. Isu berkaitan pemilu yang harus adil dan jujur juga akan disampaikan

"Isu yang disuarakan utama adalah kesejahteraan buruh dan demokrasi jujur dan damai. Mengapa isu kali ini May Day demokrasi yang jujur damai, karena KSPI mewakili buruh mempunyai kepentingan memastikan demokrasi harus jujur, pilpres dan pileg sampai nanti diumumkan resmi oleh KPU pada 22 Mei harus berlangsung jujur, tidak boleh ada kecurangan, tidak boleh ada manipulasi data, tidak boleh ada hal-hal yang merugikan salah satu pihak paslon capres maupun caleg-caleg," pungkas Said.


Tonton juga video May Day, Buruh di Jabar Gelar Long March ke Gedung Sate :

[Gambas:Video 20detik]


(sam/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed